Dewan Soroti Lemahnya Sistem Pencetakan e- KTP Pasuruan

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menyoroti sistem pembuatan dan pencetakan KTP Elektronik Kabupaten Pasuruan.

Dewan Soroti Lemahnya Sistem Pencetakan e- KTP  Pasuruan
Harian Warta Kota/henry lopulalan
e-KTP 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menyoroti sistem pembuatan dan pencetakan KTP Elektronik (KTP-el) di Kabupaten Pasuruan.

Lembaga legislatif ini menilai pencetakan KTP-el di Kabupaten Pasuruan sangat lambat. Bahkan, saking lambatnya hal itu menjadi catatan dan membuat banyak tunggakan pencetakan KTP-el hingga saat ini.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Udik Djanuantoro mencatat, jumlah tunggakan Dispendukcapil Pasuruan itu total sekitar 100 ribu lembar.

Nah, hingga saat ini, masih bisa terpenuhi 60 ribu lembar. Sebanyak 40 ribu lembar masih dalam proses.

Ia menjelaskan, kondisi ini jelas menghambat proses pengurusan KTP-el bagi masyarakat. Karena, Dispendukcapil hanya terfokus untuk menyelesaikan sisa tunggakan yang masih tinggi.

Baca: PT LIB Mengaku Telah Melunasi Hutang Pada Peserta Liga 1 2017

Padahal, pengajuan KTP-el terus bermunculan setiap harinya. Baik pengurusan baru ataupun perubahan data identitas.

“Ini yang membuat pengurusan KTP-el lambat,” katanya.

Udik menerangkan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satunya, mesin pencetak KTP-el yang kurang mumpuni. Saat ini, mesin pencetak KTP-el yang ada di Dispendukcapil hanya satu unit, dan itupun sudah kuno.

Pemkab sendiri, sempat melakukan pengajuan pengadaan alat. Besarnya, Rp 1,7 miliar di tahun sebelumnya. Namun sayang, hal itu tak terserap lantaran tidak adanya peminat.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help