Generasi Z Lebih Suka Kerja yang Bebas, Iya Nggak Sih? Temukan Jawabannya di Sini

Saat ini jaman semakin berkembang hal ini juga membuat perubahan di dunia kerja di kalangan milenials.

Generasi Z Lebih Suka Kerja yang Bebas, Iya Nggak Sih? Temukan Jawabannya di Sini
TRIBUNJATIM.COM/TRIANA KUSUMANINGRUM
Diskusi Kelly Persol Indonesia diacara HR meet and talk 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Saat ini jaman semakin berkembang hal ini juga membuat perubahan di dunia kerja di kalangan millenials.

Berdasar APAC Workforce Insights survey yang diadakan Persolkelly, generasi Z cenderung mencari kerja freelancer ketimbang full-time.

Fleksibilitas merupakan alasan kuat dalam memilih pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel.

Bahkan hampir dua pertiga responden Gen Z setuju bahwa pencari kerja berbasis kontrak lebih tinggi 20 persen dari kelompok umur yang lainnya.

"Gig economy menjadi semakin menarik bagi pekerja Gen Z karena memberi kontrol yang meningkat atas karir mereka, akses terhadap stimulasi kerja dan kemampuan untuk mengembangkan jaringan merek," ujar Bernadette Themas, Managing Director Kelly Services Indonesia dan PERSOL Indonesia, Minggu (11/3/2018)

Economy gig merupakan sebutan untuk pekerjaan sementara.

Lebih lanjut berdasarkan survey saat ini negara Hongkong paling banyak menganut tren freelance dengan 55 persen pekerja yang setuju bahwa ada preferensi untuk pekerjaan yang lebih fleksibel.

Sedangkan negara kedua adalah Vietnam dengan angka 50 persen, Thailand dengan angka 48 persen dan Singapura berada di angka 47 persen.

Hal ini juga yang akan mungkin terjadi di generasi Z di Indonesia yang akan memasuki peran untuk menegaskan lebih banyak kendali atas kapan, dimana dan bagaimana mereka bekerja atau pekerjaan sebagai freelancer.

Penulis: Triana Kusumaningrum
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help