Pantai Sioro Tulungagung, Keindahan Pantai di Balik Ladang Jagung dan Kebun Pisang

Pantai Sioro masuk wilayah Kecamatan Tanggungnunung, tepatnya di Desa Ngrejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Pantai Sioro Tulungagung, Keindahan Pantai di Balik Ladang Jagung dan Kebun Pisang
Surya/David Yohanes
Pantai Sioro di Tulungagung, Jawa Timur 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pantai Sioro selama ini tidak banyak didengar secara luas. Padahal pantai ini tidak kalah indah dengan pantai komersial.

Kondisinya masih sangat alami, namun butuh perjuangan ekstra untuk mencapai lokasi ini.

Pantai Sioro masuk wilayah Kecamatan Tanggungnunung, tepatnya di Desa Ngrejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Untuk mencapai lokasi ini hanya bisa menggunakan kendaraan sepeda motor. Itu pun sepeda motor jenis trail, atau motor jantan.

Untuk motor matic tidak disarankan untuk digunakan ke lokasi ini. Jalan masuk pantai ini berada di Dusun Kuning, sebuah dusun yang berbatasan langsung dengan wilayah hutan. Namun kini hutan ini berubah menjadi hamparan ladang jagung dan pisang.

Baca: Fans MU dan Liverpool di Tangerang Ricuh Saat Nobar, 6 Orang Terluka

Jalannya hanya berupa rabat beton selebar 50 sentimeter. Sehingga jika berpapasan salah satu motor harus mengalah. Biasanya penduduk setempat sudah punya aturan, mereka yang membawa beban harus diutamakan.

Atau mereka yang dalam posisi menanjak harus diutamakan. Jalan menuju Pantai Siori memang berkelok-kelok di pegunungan. Sebelum sampai ke lokasi ini, kita akan menemukan Bukit Terpesona.

Di sini ada sebuah gasebo untuk beristirahat, dan sebuah rumah pohon. Dari lokasi ini hamparan pantai di selatan terlihat indah di kejauhan. Selepas bukit terpesona, perjalanan adalah perjuangan sebenarnya.

Usai habis rabat beton, jalan berupa tanah merah yang sangat licin jika terkena air. Jauhnya lebih dari tiga kilometer, di antara tanaman jagung, belukar dan pohon pisang. Banyak di antara pemotor yang memilih balik, karena medannya sangat berat.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help