Hacker Surabaya Terciduk

Ini Jawaban Polda Jatim Soal Mahasiswa Surabaya Ditangkap FBI Lantaran Retas Ratusan Website

Polda Jawa Timur mengakui, adanya penangkapan mahasiswa di Surabaya oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI)

Ini Jawaban Polda Jatim Soal Mahasiswa Surabaya Ditangkap FBI Lantaran Retas Ratusan Website
ISTIMEWA
Subdit IV Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya pengungkapan perkara ilegal akses terhadap sistem elektronik milik orang lain yang dilakukan oleh Kelompok Hacker Asal Surabaya. Ketiga tersangka itu berinisial NA, KPS, ATP 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jawa Timur mengakui, adanya penangkapan mahasiswa di Surabaya oleh Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) yang dibantu Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya.

“Betul bro. . FBI kerjasama dengan Polri,” sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombe Pol Frans Barung Mangera menjawab Surya. Co.id, Selasa (13/3/2018).

Menurut Barung, ada dua orang yang diamankan FBI bersama Polri di Surabaya. Mereka diamankan di rumahnya masing-masing di Surabaya pada Minggu (11/3/2018).

“Ada dua orang, diamankan dan langsung diterbangkan dengan pesawat dari Surabaya ke Jakarta,” jelas Barung.

Baca: Anggota Surabaya Black Hat Ditangkap FBI, Inilah Klarifikasi Penasehat SBH Rama Zeta. . .

Barung mengaku, Polda Jatim sudah diberitahu oleh FBI dan juga Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya soal diamankannya mahasiswa asal Surabaya.

“Sifatnya kami hanya diberitahu saja,” tutur Barung.

Dua orang asal Surabaya yang diamankan di rumahnya masing-masing, yakni KPS asal Sawahan dan NA, warga Gubeng.

Mereka diamankan, karena polisi menyebut keterlibatan KPS Dan NA dalam meretas 600 website dan data elektronik di dalam dan luar negeri.

Baca: Surabaya Black Hat Keruk Keuntungan Sebesar Rp 200 Juta

Lantaran hanya diberi tahu saja, Polda Jatim tidak memiliki data dan keterangan detail soal adanya penangkapan dan asal mahasiswa yang diamankan tersebut. Termasuk alamat lengkap mahasiswa yang diamankan, Polda Jatim juga tidak tahu.

Satresrim Polrestabes Surabayam juga mengaku tidak mengetahui detail soal adanya mahasiswa Surabaya yang diamankan FBI dan Tim Cyber Polda Metro Jaya.

“Wah, saya kurang monitor Mas. Nanti kita cari tau info dulu nggih (ya), mohon waktu,” kata AKP Wahyudin Latif, Kanit Tipiter sekaligus Ketua Tim Cyber Satreskrim Polrestabes Surabaya. (Surya/Fatkhul Alamy)

Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved