Liga Indonesia

Masuk Tim Madura United, Zah Rahan Krangar Tak Ingin Egois

Jajaran Unit Reskrim Polsek Klojen, Kabupaten Malang, Jawa Timur mengamankan Pepe (37) pengangguran asal Mojokerto, Jawa Timur.

Masuk Tim Madura United, Zah Rahan Krangar Tak Ingin Egois
Tribunnews.com
Ilustrasi Curanmor 

 TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jajaran Unit Reskrim Polsek Klojen, Kabupaten Malang, Jawa Timur  mengamankan Pepe (37) pengangguran asal Mojokerto, Jawa Timur.

Pepe diamankan awal Maret lalu karena ia telah melakukan penggelapan sepeda motor Vario Nopol N 4177 EO.

Kapolsek Klojen Kompol Andi Yudha Pranta mengatakan, Pepe membawa kabur motor saat ia menginap di Hotel Emma di Jalan Trunojoyo, Klojen, Kota Malang.

Saat menyewa, Pepe beralasan akan membawa motor yang ia sewa ke sebuah bengkel pinggiran kota. Namun motor yang ia sewa tidak pernah dikembalikan ke pemiliknya.

Baca: Pemuda dan Wanita Muda di Jember Ini Ditangkap Edarkan Obat Terlarang, Modusnya Begini. . .

"Pelaku menyewa, milik korban yang akan digunakan ke bengkel. Perjanjiannya, keesokan harinya akan dikembalikan. Tapi ternyata tidak dikembalikan," ungkap Andi, Selasa (13/3/2018).

Setelah lolos beberapa hari, Pepe akhirnya tertangkap di sebuah tempat penyewaan motor di Blimbing. Dia diamankan oleh pemilik rental motor.

Ternyata, pasca peristiwa penggelapan yang dilakukan oleh Pepe beberapa hari sebelumnya, komunitas usaha persewaan motor saling berkomunikasi.

Baca: Harga Cabai di Kabupaten Malang Berangsur Turun, Penyebabnya ini. . .

Andi menambahkan, dari komunikasi itu, diketahuilah identitas Pepe sehingga para pengusaha rental waspada.

"Nah pas mau beraksi lagi di Blimbing, dia diamankan. Lalu petugas kami mengambil alih untuk diproses hukum," ujar Andi.

Berdasarkan pengakuan Pepe, motor yang sudah ia gelapkan sebelumnya sudah digadaikan ke Jawa Tengah. Polisi saat ini masih menyelidiki apakah Pepe merupakan jaringan atau bukan. Pepe terancam pasal 378 dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help