Home »

Jatim

Ramai-ramai di Media Kenaikan Biaya Haji, Kanwil Kemenag Jatim Katakan Ini

Meski sudah ramai diperbincangkan dibpublik, kenaikan bea naik haji di Indonesia belum resmi.

Ramai-ramai di Media Kenaikan Biaya Haji, Kanwil Kemenag Jatim Katakan Ini
Islamic Landmarks
Di Mekkah, Arab Saudi, jutaan umat muslim selalu berkumpul setiap untuk melakukan haji dan umrah. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski sudah ramai diperbincangkan dibpublik, kenaikan bea naik haji di Indonesia belum resmi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Penyelenggara Ibdah Haji dan Umroh, Kementerian Agama Kantor Wilayah Jatim, Faridul Ilmi kepada TribunJatim.com, Selasa (13/3/2018).

“Memang sudah ramai di media. Tapi surat resminya belum turun dari Kemenag pusat ke kanwil Jatim,” jelasnya.

Farid menjelaskan, sampai saat ini kenaikan bea tersebut belum ia ketahui secara rinci sesuai surat edaran.

Tak hanya itu, Farid juga menjelaskan, kenaikan ini apakah untuk pembayaran bea haji pendaftaran 2018, pendaftaran 2019 atau pemberangkatan di 2018 ini.

“Kita belum tahu secara resminya dari Kemenag pusat seperti apa,” terang Farid.

“Yang pasti memang ada kabar akan ada kenaikan tapi rinciannya belum kita ketahui,” lanjutnya.

Seperti yang diberitakan TribunJatim.com sebeumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengaku bersyukur, kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2018 tidak terlalu besar yakni hanya naik Rp 345.290.
Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berbiaya Rp 35.235.602.

"Kita amat sangat bersyukur kenaikan dibanding tahun lalu itu hanya Rp 345.290," ujar Lukman, dalam jumpa pers di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Halaman
123
Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help