Sepikul Via Ferrata di Trenggalek, Tawarkan Wisata Panjat Tebing 225 Meter, Tertarik?

Beragam wisata dapat ditemui pengunjung ketika menyambangi Majapahit Travel Fair 2018 di Exhibition Hall Grand City Mall Surabaya.

Sepikul Via Ferrata di Trenggalek, Tawarkan Wisata Panjat Tebing 225 Meter, Tertarik?
KOMPAS.com/ SLAMET WIDODO
Wisata minat khusus Sepikul Via Ferrata (Sparta) diresmikan pada Senin (2/10/2017) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Beragam wisata dapat ditemui pengunjung ketika menyambangi Majapahit Travel Fair 2018 di Exhibition Hall Grand City Mall Surabaya.

Tak terkecuali wisata minat khusus, seperti wisata panjat di Sepikul Via Ferrata atau lebih dikenal sebagai SPARTA yang terletak di Desa Watu Agung, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Rudi Agus Utama, Staf Marketing sekaligus Tim Guide SPARTA mengatakan SPARTA merupakan wisata panjat yang menggabungkan aktifitas olahraga, petualangan, dan wisata yang menyenangkan.

"SPARTA ini adalah wisata olahraga panjat tebing pertama di wilayah Indonesia Timur yang sudah dimodifikasi dengan adanya tanjakan. Sehingga, para penikmat wisata ini bisa melakukan olahraga sekaligus mendapatkan petualangan seperti keindahan alam di sekitar lokasi," katanya kepada TribunJatim.com, Kamis (12/4/2018).

Rudi menjelaskan, wisata panjat yang baru saja dilauncing November 2017 ini, menawarkan dua rute bagi para pengunjung, yaitu rute Apache dan rute Spartan.

Diterapkan di Trenggalek, Qlue Harus Menyesuaikan Diri )

"Perbedaan rute Apache dan Spartan adalah dari ketinggian tebingnya. Untuk rute Apache, ketinggian tebing mencapai 125 meter. Sementara rute Spartan, tinggi tebing 225 meter," paparnya.

Selain itu, lanjut Rudi, rute Apache ditawarkan seharga Rp 125 ribu per orang dan sudah mendapatkan fasilitas seperti makan, minum, peralatan panjat tebing, tim guide dan penyelamat, serta asuransi.

"Sementara untuk rute Spartan harganya Rp 225 ribu per orang. Fasilitas pun kurang lebih sama, hanya saja untuk di rute Spartan ada fasilitas dokumentasi dan tambahan minuman kelapa muda," terangnya.

Rudi juga menambahkan ketika akan melakukan panjat tebing, pengunjung terlebih dahulu akan diberikan arahan dari tim guide.

Keren Tapi Horor, 7 Tempat Wisata ini Disebut Paling Mengerikan di Dunia, Ada yang dari Indonesia )

"Jadi sebelum memanjat, pengunjung diberikan sesi pemanasan sekaligus arahan seperti bagaimana menggunakan alat dan perlengkapan panjat hingga menyiasati rasa takut ketinggian," ujarnya.

Adapun durasi untuk memanjat tebing dengan ketinggian 125 meter, dikatakan Rudi menghabiskan waktu sekitar 1-1,5 jam. Sementara tebing dengan ketinggian 225 meter, menghabiskan waktu 2,5-3 jam. 

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help