Slamet Mengaku Tersiksa Dengan Skatologia Yang Dialaminya

Ternyata korban Skatologia telepon yang dilakukan Slamet Subagijo (58) bukan saja dari kalangan PNS dan Kepala Desa.

Slamet Mengaku Tersiksa Dengan Skatologia Yang Dialaminya
david yohanes/surya
Slamet Subagijo diinterogasi Kasar Reskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana. 

 TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Ternyata korban Skatologia telepon yang dilakukan Slamet Subagijo (58) bukan saja dari kalangan PNS dan Kepala Desa.

Ada juga korban dari kalangan TNI dan Polri.

Penyidik sempat menduga Slamet mempunyai kemampuan hipnotis.

Namun Slamet mengaku tidak punya kemampuan itu.

“Saya hanya mengikuti bisikan,” ucap Slamet.

Slamet sebenarnya tidak tahu secara pasti, apakah korbannya menuruti ritual yang diperintahkan atau tidak.

Baginya yang penting korban sudah merespon pesan pendek atau telepon darinya, dan merasa terintimidasi sudah cukup membuatnya terangsang secara seksual.

Baca: Idap Kelainan Seksual, Mantan Pejabat Pemkot Kediri ini Mangsa 174 Orang Korbannya Berkat 108

Mantan Kasi Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkot Kediri ini mengaku tidak menduga, ada korban yang menato wajahnya.

“Sebenarnya saya merasa kasihan. Saya tidak menduga ada yang menuruti perintah saya,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help