Kapolda Jawa Timur Sebut Jalan Tol Jadi Lokasi yang Rawan Terjadi Kecelakaan Saat Mudik Lebaran

Menjelang mudik lebaran Idul Fitri 2018 mendatang, Rapat Kerja Teknis (Rakernis) diadakan Ditlantas Polda Jatim.

Kapolda Jawa Timur Sebut Jalan Tol Jadi Lokasi yang Rawan Terjadi Kecelakaan Saat Mudik Lebaran
ISTIMEWA
Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin berfoto bersama pejabat dan polres jajarannya saat Rakernis Ditlantas di Gedung SIER Rungkut Surabaya, Jumat (15/4/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang mudik lebaran Idul Fitri 2018 mendatang, Rapat Kerja Teknis (Rakernis) diadakan Ditlantas Polda Jatim.

Kegiatan itu dibuka dan dipimpin langsung Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin pada Jumat (15/4/2018) pagi.

Irjen Pol Machfud mengatakan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalur cepat bebas hambatan (jalan tol).

"Sekarang ini yang agak rawan adalah banyak tol, para pengendara yang mengantuk itu bersifat kesalahan human error, mengantuk, capek lalu terjadi kecelakaan," tegas Machfud saat memimpin rapat di hadapan para pejabat dan polres jajarannya.

Empat Pelaku Skimming Diringkus Polres Kediri, Kapolda Jatim: Semoga Menjadi Pembelajaran )

Olah karena itu, menurutnya perlu ditambahkan rest area di jalan tol.

Menurut Machfud, hal tersebut mampu meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi di jalan tol.

"Itu (jalan tol) yang perlu diberi rest area, hal itu adalah cara kami untuk meminimalisir kecelakaan," lanjutnya.

Pada tahun 2017 saja, kata Machfud, ada sekitar 5000 lebih kejadian laka lantas di Jatim.

Jelang Lebaran Idul Fitri 2018, Kakorlantas Polri Tinjau Kesiapan Jalan Tol di Jawa Timur )

Namun, hingga kini di tahun 2018, Machfud mengungkapkan bila angka laka lantas berangsur-angsur berkurang.

"Alhamdulillah di 2018 ini dibandingkan di bulan April agak jauh menurun, itu yang harus dilakukan dengan cara para Kasat Lantas sosialisasi ke sekolahan-sekolahan," tutupnya.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help