Mantan Teroris asal Lamongan ini Tak Menyangka Diberangkatkan ke Tanah Suci Bekas Musuhnya

mantan teroris asal Lamongan yang pernah mendekam di penjara bertahun-tahun ini tak menyangka dapat berkah dari bekas musuhnya sendiri.

Mantan Teroris asal Lamongan ini Tak Menyangka Diberangkatkan ke Tanah Suci Bekas Musuhnya
TRIBUNJATIM/IST
Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung saat menyerahkan perbekalan umrah pada Syaiful Arif, sang mantan teroris asal Desa Tenggulan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Sabtu (14/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Syaiful Arif, alias Abid (38) mantan teroris yang pernah mendekam di lapas selama 6 tahun, warga Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan jadi salah orang yang beruntung.

Tanpa diduga, rejeki datang menghampirinya untuk mengantarkannya ke tanah suci Mekah, beribadah umrah.

Arif merupakan mantan teroris yang cidera pada kaki kanannya karena ditembus timah panah saat baku tembak dengan polisi pemerintah RI di Poso.

Ia berahasil ditangkap dan divonis 6 tahun hukuman oleh PN Poso. Setelah keluar dan menghirup udara segar, Arif kembali pulang kampung di tanah kelahirannya yang juga tenah kelahiran trio bomber, Mukhlas, Amrozi dan Ali Imron di Desa Tenggulan.

Kepulangan Arif tidak lagi menggalang kekuatan untuk memusuhi pemerintah atau polisi.

Ketika bebas, Arif menjadikan polisi sebagai musuhnya yang tidak pernah hilang di benaknya.

Ia kemudian bergabung dengan Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang didirikan nantan kombatan, teroris dan pentolan Jamaah Islamiyah (LI), Ali Fauzi bersama puluhan mantan teroris lainnya.

"Orang ini (Syaiful Arif, red) dulu sangat benci sekali dengan polisi dan polisi paling dimusuhinya," kata Ali Fauzi kepada Tribunjatim.com, Minggu (15/4/2018).

Dengan pemahaman yang terus digelindingkan Yayasan LP, Arif semakin sadar dan tidak lagi menganggap polisi sebagai musuh utama baginya.

Kesehariannya, ia isi dengan kegiatan bertani dan menjadi buruh tani, serta kerja serabutan lainnya.

Halaman
123
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved