Pilgub Jatim 2018

Bidan Desa Kayen Tepis Kabar Adanya Balita Alami Gizi Buruk di Lingkungannya

'Pertarungan sengit' Emil Elestianto Dardak dan Puti Guntur Soekarno di Debat Publik Pilgub Jatim 2018 masih terasa gaungnya bagi sebagian orang.

Bidan Desa Kayen Tepis Kabar Adanya Balita Alami Gizi Buruk di Lingkungannya
Istimewa
Si kecil Melinda Yesa Maharani, balita yang disebut alami gizi buruk pada Debat Publik Pertama Pilgub Jatim 2018, bersama keluarganya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - 'Pertarungan sengit' Emil Elestianto Dardak dan Puti Guntur Soekarno di Debat Publik Pilgub Jatim 2018 yang pertama, masih terasa gaungnya bagi sebagian orang.

Satu di antaranya adalah keluarga Melinda Yesa Maharani, balita yang disebut alami gizi buruk dalam gelaran debat itu.

Melinda yang merupakan warga Desa Kayen di Trenggalek disebut menjadi sampel adanya dugaan gizi buruk yang masih melanda kawasan Trenggalek, Kabupaten yang dipimpin Emil Elestianto Dardak.

Padahal, saat ditelusuri, kedua orang tua dari Melinda membantah anaknya terkena gizi buruk.

(Marshanda Curhat Penyesalan Kehilangan Atas Putrinya, Balasan Ben Kasyafani Bikin Netizen Nyesek)

Senada dengan tanggapan orang tua Melinda, bidan desa Kayen, Yesin Wulandari juga menegaskan bahwa Melinda tak mengalami gizi buruk, seperti yang disebutkan oleh Puti Guntur Soekarno pada gelaran debat.

"Balita Melinda tak mengalami gizi buruk, hanya saja keluarga Melinda memang masuk dalam kategori kurang mampu," jelas Yesin.

Ia kembali menjelaskan, kurang mampunya keluarga Melinda bukan berarti membuat Melinda mengalami stunting.

Yesin mengakui, memang Melinda sempat hampir masuk garis merah, tapi itu juga belum bisa dikatakan terkena gizi buruk.

Halaman
12
Penulis: Aqwamit Torik
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help