Hari Pertama Dibuka, Tiket KA Brantas Tambahan Lebaran Ludes Terjual

kereta api tambahan Lebaran di Stasiun Kota Blitar. Yakni, kereta api tambahan Brantas, kereta api tambahan Matarmaja

Hari Pertama Dibuka, Tiket KA Brantas Tambahan Lebaran Ludes Terjual
Istimewa
Konsep gambar kereta api gerbong sleeper yang rencananya akan beroperasi saat musim mudik 2018. 

 TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Animo masyarakat membeli tiket kereta api tambahan Lebaran cukup tinggi. Begitu pemesanan tiket secara online dibuka mulai Senin (16/4/2018) ini, tiket kereta api tambahan Lebaran langsung ludes terjual.

"Terutama tiket kereta api tambahan jarak jauh kelas ekonomi. Langsung ludes terjual begitu pemesanannya dibuka mulai hari ini," kata Wakil Kepala Stasiun Kota Blitar, M Nur Ghozuli.

Dia mengatakan ada tiga kereta api tambahan Lebaran di Stasiun Kota Blitar. Yakni, kereta api tambahan Brantas, kereta api tambahan Matarmaja, dan kereta api tambahan Gajayana. Ketiga kereta api itu tujuan Blitar-Jakarta dan sebaliknya.

Kereta api Brantas dan kereta api Matarmaja merupakan kereta api kelas ekonomi. Tiket tambahan untuk kedua kereta api itu sudah habis terjual mulai 18 Juni-25 Juni 2018.

Baca: Sambut Bulan Puasa, Hotel Santika Jemursari Surabaya Hadirkan 3 Minuman Baru, Cukup Bayar Segini

"Kalau untuk tiket kereta api tambahan Gajayana masih ada," ujar Ghozuli.

Dikatakannya, harga tiket kereta api tambahan Lebaran kelas ekonomi lebih mahal dari pada tiket kereta api reguler. Harga tiket kereta api tambahan Brantas dijual Rp 150.000. Sedangkan harga tiket kereta api Brantas reguler hanya Rp 84.000.

"Karena tiket kereta api tambahan tidak disubsidi," kata Ghozuli.

Sedangkan harga tiket kereta api tambahan Lebaran untuk KA Matarmaja dijual tetap Rp 109.000 dan harga tiket kereta api tamabahan Lebaran Gajayana dijual mencapai Rp 600.000-an.

Sebelumnya, tiket kereta api tambahan Lebaran sudah bisa dipesan mulai, Senin (16/4/2018). Pemesanan tiket kereta api tambahan Lebaran dilakukan secara online.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved