Hari Ulang Tahun Ke-47 PEPADI, Menakar Nasib Dalang dan Tidak Hadirnya Negara

budayawan, Muhamad Sobari, dalam sarasehan bertajuk “Quo Vadis PEPADI” yang digelar di Hotel Santika TMII, Jakarta,

Hari Ulang Tahun Ke-47 PEPADI, Menakar Nasib Dalang dan Tidak Hadirnya Negara
istimewa
Muhamad Sobary, dalam sarasehan bertajuk “Quo Vadis PEPADI” yang digelar di Hotel Santika TMII, Jakarta dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-47 PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia. 

 TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Pemerintah harusnya hadir memberi pengayoman setimpal dengan kemuliaan dan keadaban yang telah dipersembahkan jagat seni Wayang dan senimannya.

Negara dan Pemerintah terkesan kurang peduli dengan harkat seni dan martabat seniman sebagai pengawal jati diri bangsa. Keberpihakan Pemerintah terhadap nasib Dalang dan Wayang masih dirasa memprihatinkan.

Hal ini antara lain yang disampaikan budayawan, Muhamad Sobari, dalam sarasehan bertajuk “Quo Vadis PEPADI” yang digelar di Hotel Santika TMII, Jakarta.

 Menurut Sobari, Dalang menggenggam kompetensi tertinggi dari kearifan bangsa, yang berimplikasi pada tatanan sosial dan politik. Oleh karena itu, Dalang harus berada di tempat tinggi, agar mampu memengaruhi kebijakan Pemerintah.

 “Menteri tidak boleh merasa terlalu tinggi untuk hadir di tengah forum yang sangat terhormat ini. Kalau Menteri datang ke sini kok merasa dirinya terlalu rendah, sehingga mengutus Dirjen. Dirjen masih merasa tinggi, lalu mengirim Direktur. Orang-orang ini (Dalang) derejatnya dua menteri,” kritik Sobari, yang menyesalkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan harusnya hadir di acara ini sebagai representasi Negara.

Baca: Suhu Panas dan Tak Turun Hujan di Jawa Timur, BMKG Sebut Ada Badai La Nina Kecil

 Di masa lalu, kata Sobari, Negara menunjukkan perannya sebagai pelindung seni dan seniman. Penyelenggara Negara memiliki perhatian dan respek terhadap eksistensi jagat kesenian.

“Sejatinya kedermawanan kepada seniman dan seni adalah dedikasi yang luhur,” ungkapnya.

Sarasehan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-47 PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia) ini berlangsung hangat. Mengerucut pada opini dari para peserta diskusi, yaitu belum maksimalnya peran Negara pada jagat seni dan seniman.

Menurut Sobari, Dalang tidak hanya memanggul perannya sebagai seniman, tetapi seorang Empu, sekaligus rohaniawan. Membentuk manusia takwa, yang kreatif, dan produktif.

Halaman
123
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help