TribunJatim/

Bisnis Kuliner di Surabaya Sangat Potensial, Apkrindo Sebut akan Ada Program Sertifikasi

Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia Jatim, Tjahjono Haryono mengatakan industri kuliner di Surabaya masih menunjukkan angka positif.

Bisnis Kuliner di Surabaya Sangat Potensial, Apkrindo Sebut akan Ada Program Sertifikasi
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur, Tjahjono Haryono usai acara Tenant Gathering Lagoon Avenue Sungkono di Jalan Abdul Wahab Siami Surabaya, Selasa (17/4/2018). 

Laporan wartawan TribunJatim, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur, Tjahjono Haryono mengatakan industri kuliner di Surabaya masih terus menunjukkan angka positif.

Hal ini dilihat dari pemain bisnis kuliner baik lokal maupun luar negeri yang terus bertambah tiap tahunnya.

Tjahjono menyebut restoran Mr. Fox dari pengembangan Group ISMAYA yang akan hadir di Surabaya, maupun PP Properti yang mengadakan tenant gathering, menjadi contoh bahwa kuliner masih punya daya tarik.

"Kuliner ini tidak bisa dipisahkan dari gaya hidup. Orang lagi sedih maupun senang pasti makan. Jadi, bisnis kuliner ini masih potensial bisa diolah dari perspektif manapun," katanya usai acara tenant gathering Lagoon Avenue Sungkono di Jalan Abdul Wahab Siami, Selasa (17/4/2018).

(5 Fakta Ambruknya Jembatan Widang di Tuban, Bukan Kejadian Pertama Hingga Jumlah Korban)

Kendati demikian, untuk mengimbangi pertumbuhan bisnis kuliner, Tjahjono mengatakan pihaknya akan melakukan terobosan terbaru berupa sertifikasi usaha.

Program inin merupakan hasil imbauan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kota supaya restoran maupun kafe memiliki standar usahanya.

"Contohnya dahulu kalau menyimpan makanan menggunakan kantong plastik itu sekarang tidak diperbolehkan, mencuci peralatan makan juga sekarang dipersiapkan air panas," paparnya.

Tjahjono menambahkan saat ini pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi terkait sertifikasi usaha di sektor kuliner. Sementara, ini, sertifikasi masih dilakukan di lembaga sertifikasi swasta.

Halaman
12
Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help