Pemkot Surabaya Akan Kembangkan Wilayah Pesisir Jadi Kawasan Wisata, Anggota Dewan Ini Bilang Begini

Guna mendukung pengembangan wilayah pesisir dengan mengembangkan kawasan wisata yang satu di antaranya sedang digarap adalah kereta gantung.

Pemkot Surabaya Akan Kembangkan Wilayah Pesisir Jadi Kawasan Wisata, Anggota Dewan Ini Bilang Begini
TRIBUNJATIM.COM/NURUL AINI
Khusnul Khotimah, anggota komisi D DPRD Surabaya 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Nurul AIni.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Guna mendukung pengembangan wilayah pesisir dengan mengembangkan kawasan wisata yang satu di antaranya sedang digarap adalah kereta gantung.

Namun, pembangunan kereta dan atau fasilitas lainnya harus dibarengi dengan mempersiapkan warga sekitarnya.

Hal tersebut dikatakan Khusnul Khotimah, anggota Komisi D DPRD Surabaya bahwa warga harus lebih dulu siap.

Satu di antaranya berupa penguatan masyarakat dibidang UKM khusunya di sekitar wisata pesisir atau kereta gantung nantinya.

Saat Lakukan Sidak Parkir, Komisi D DPRD Surabaya Masih Temukan Banyak Pelanggaran, Apa Saja? )

Hal tersebut supaya warga mendapat merasakan keuntungan peningkatan wisata dalam hal ekonomis.

Jika tidak bisa saja yang diuntungkan hanya pihak pengelola wisata sedangkan warga tidak merasakan manfaat darai adanya destinasi wisata di daerah mereka.

"Masyarakat harus juga bisa merasakan keuntungan langsung dari adanya destinasi wisata baru," kata politisi PDI Perjuangan tersebut, pada Selasa (17/4/2018).

Meski saat ini sudah banyak berkembang produk ukm harus lebih ditingkatkan lagi baik secara kualitas maupun kuantitas.

Protes Tekait Lahan ke DPRD Surabaya, Petani Tambak Pamurbaya Diberi Dua Pilihan )

"UMKM yang bagaimana? Itu kan pesisir pantai. Produk-produk olahan laut bisa jadi jawaban. Saat ini pun produk itu sudah jadi ikon di sana juga," beber Khusnul.

Selain itu,sosialisasi kepada masyarakat terkait proyek kereta gantung dengan lebih gencar dan menyeluruh harus gencar dilakukan.

Khusnul mengatakan tidak ingin ketika proyek itu berjalan, investor sudah mulai pembangunan kemudian muncul protes masyarakat karena merasa belum mendapatkan sosialisasi sebelumnya.

Penulis: Nurul Aini
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help