Kapolda Jatim Ancam Copot Kapolsek yang Tak Tangani Kasus Peredaran Miras dengan Serius

Polda Jatim gelar pemusnahan ribuan botol miras serta miras oplosan pada Rabu (25/4/2018)

Kapolda Jatim Ancam Copot Kapolsek yang Tak Tangani Kasus Peredaran Miras dengan Serius
(Surya/ Anas Miftakhudin)
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen Arif Rahman saat membezuk M Zaenudin di RS Bhayangkara Polda Jatim, Rabu (14/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Para Kapolsek di seluruh jajaran Polda Jatim harus makin bekerja keras.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan akan mencopot Kapolsek yang tidak menangani serius kasus peredaran miras oplosan.

Hal ini disampaikan usai press release pemusnahan miras ilegal dan oplosan pada Rabu (25/4/2018).

"Saya akan memberikan sanksi pada Kapolsek yang membiarkan di wilayahnya ada kejadian, apalagi anggota terlibat dalam perdagangan narkoba, jangankan diperiksa, akan kami copot jabatannya," tegas Machfud pada awak media.

(M Syaifuddin Dapat Tambahan Tugas Persebaya Jadi Penerjemah David da Silva)

Machfud mengaku turut berduka cita dengan keluarga korban tewas akibat miras.

Kendati telah terlanjur, Machfud menegaskan pihaknya akan menyelidiki peredaran miras tersebut.

Adapun 50.000 botol miras yang diperoleh dari jajarannya, kendati begitu Machfud mengatakan pada Jumat (27/4/2018) mendatang akan kembali melakukan pemusnahan.

"Jumat nanti kami lakukan pemusnahan, bila perlu kami undang tokoh-tokoh agama untuk menyaksikan pemusnahan, ditambah tak lama lagi kan menyambut puasa, kegiatan operasi akan kami tingkatkan," tutup Machfud.

(Operasi Peredaran Miras Ilegal dan Oplosan di Jatim, Jangan Menunggu Korban, Pencegahan Lebih Baik)

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help