Terbang Solo Capai 1000 Jam Terbang, Merlin dan Keelback Jalani Tradisi Mandi Kembang

Terbang solo Golden Eagle mencapai 1000 jam terbang, Merlin dan Keelback Skadron 15 Lanud Iswahjudi, Maospati, Kabupaten Magetan

Terbang Solo Capai 1000  Jam Terbang, Merlin dan Keelback Jalani Tradisi Mandi Kembang
Surya/ Doni Prasetyo
Komandan Lanud Iwj MarsmaTNI Samsul Rizal SIP MTr (Han) foto bersama Kapten Pnb Kurniadi “Merlin” Sukmo Djatmiko, dan Lettu Pnb Kustaman seusai keduanya terbang solo dan berhasil menempuh 1000 jam terbang, di depan Hanggar Skadron 15, Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, Rabu (25/4/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Terbang solo diatas cokpit T50i Golden Eagle mencapai 1000 jam terbang, Merlin dan Keelback disambut warga Skadron 15 Lanud Iswahjudi, Maospati, Kabupaten Magetan dengan upacara tradisi penerbang mandi kembang.

“Pencapaian 1000 jam terbang bagi saya adalah kesempatan terbaik untuk mendapat kepercayaan melaksanakan tugas negara dengan menerbangkan T50i Golden Eagle,”jelas Lettu Pnb Kustaman “Keelback” Dwi Lukman Prasetyadi.

Dikatakan Kellback, arti 1000 jam terbang bagi seorang penerbang tempur menunjukkan profesionalisme, sekaligus pencapaian yang harus disyukuri untuk menuju ke jenjang lebih tinggi.

"Syukur saya bisa mencapai 1000 jam terbang, yang merupakan pencapaian cita cita sebagai seorang penerbang tempur,"   kata Keelback.                    

Baca: KPK Sita Berkas Dokumen Dari Dinas Perizinan Pemkab Mojokerto

 Komandan Skadron Udara 15, Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan Letkol Pnb Hendra Supriyadi membenarkan, arti 1000 jam terbang menunjukkan kematangan seorang penerbang untuk menjadi flight leader hingga instruktur

"Selamat kepada Keelback dan Merlin, menjadi flight leader di Skadron Udara 15,"kata Dan Skadron 15 Hendra Supriyadi.

Sementara Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama (Marsma) TNI Samsul Rizal mengapresiasi pencapaian 1000 jam terbang kedua penerbang, Kapten pnb Kurniadi “Merlin” Sukmo Djatmiko dan Lettu Pnb Kustaman “Keelback” Dwi Lukman Prasetiyadi dengan pemberian kenang kenangan berupa Jam tangan.

Sebelum acara dimulai, kedua penerbang tempur itu melakukan terbang ke-1000 jam terbang terakhir,

Baca: Nenek Produsen Miras di Kota Kediri Digerebek Polisi

selanjutnya kedua pesawat TT 5012 yang diawaki Kapten Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko dan pesawat TT 5009 yang diawaki Lettu Pnb Kustaman DLP dibawa ke depan hanggat skadron 15 Lanud Iswahjudi untuk prosesi mandi kembang.

Kapten Pnb Kurniadi merupakan alumni AAU tahun 2007 dan merupakan Sekbang tahun 2009 angkatan ke 78 dan juga lulusan Sekkau angkatan 101.

Sedang Lettu Pnb Kustaman mempunyai prinsip selalu berfikir kedepan agar tidak terjatuh di lubang yang sama, itu motto saya.

Ia merupakan lulusan AAU tahun 2011 dan masuk Sekbang tahun 2013 yang merupakan angkatan ke 83.

“Berusaha menjadi yang terbaik dan bermanfaat bagi semua orang” motto hidup kita," kata keduanya nyaris bersamaan.(Surya/Doni Prasetyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help