Penjual dan Pengoplos Miras Oplosan di Jombang akan Dijerat Pasal Mengancam Nyawa

- Polres Jombang, Jawa Timur, akan menerapkan Pasal 204 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP

Penjual dan Pengoplos Miras Oplosan di Jombang akan Dijerat Pasal Mengancam Nyawa
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Pemusnahan miras dan cukrik di Polrestabes Surabaya, Rabu (25/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Polres Jombang, Jawa Timur, akan menerapkan Pasal 204 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan mengancam nyawa orang bagi penjual minuman keras.

Ancaman penjara maksimal 15 tahun hingga seumur hidup ini diharapkan dapat menimbulkan efek jera.

Kapolres Jombang AKBP Fadli mengatakan penerapan pasal tersebut akan diberlakukan bagi para residivis miras. Mulai dari pengoplos hingga penjual miras.

"Mereka yang sudah berkali-kali terjerat dan dikenakan tindak pidana ringan namun tidak jera maka selanjutnya akan dikenakan pasal 204 sebagai langkah selanjutnya," ujarnya kepada Surya (tribunjatim.com), Kamis (26/4/2018).

Baca: Demokrat Pecat Kadernya yang Lecehkan Nabi Muhammad

Menurutnya, kebijakan ini sudah berlaku sejak awal 2017, dan sejauh ini yang diketahuinya, di Indonesia sudah ada delapan pelaku yang dijerat pasal tersebut.

Pasal 204 KUHP berbunyi,

(1) Barang siapa menjual, menawarkan, menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahuinya membahayakan nyawa atau kesehatan orang, padahal sifat; berbahaya itu tidak diberi tahu, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati, yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahu. (Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved