Benjolan Muncul di Tulang Disertai Neyeri, Awas Kanker Menyerang

Segala bentuk benjolan di bagian tubuh yang terlihat tak normal harus diwaspadai, terutama pada tulang. Karena bisa sangat berbahaya.

Benjolan Muncul di Tulang Disertai Neyeri, Awas Kanker Menyerang
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Dr. Ulinta P. Pasaribu, Sp.Rad (K) Onk. Rad 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Segala bentuk benjolan pada bagian tubuh yang terlihat tidak normal, harus diwaspadai. Salah satunya benjolan pada tulang.

Dr. Ulinta P. Pasaribu, Sp.Rad (K) Onk. Rad, menjelaskan benjolan pada bagian tulang bisa jadi tumor yang berubah jadi kanker tulang.

Kanker tulang adalah jenis kanker yang menyerang tulang. Penyebarannya bisa di seluruh tulang pada bagian tubuh. Namun paling sering didapati pada tulang kaki dan lengan.

"Selama ini kebanyakan orang dewasa menganggap gejala nyeri tulang sebagai radang sendi. Sementara nyeri tulang pada anak-anak diartikan efek samping pertumbuhan. Padahal gejala seperti ini bisa terdiagnosa kanker tulang, terlebih nyeri berlangsung cukup lama," ungkap dr Ulinta.

Kanker tulang lanjut dokter Adi Husada Cancer Center (AHCC) ini terbagi menjadi dua. Ada kanker tulang premier yang berasal dari tulang prekursor.

Dan ada kanker tulang yang berasal dari metastase tulang, yaitu kanker tulang yang terbentuk oleh sel bukan dari tulang, melainkan penyebaran dari kanker payudara, paru, prostat dan Iainnya.

Seperti kanker kebanyakan, penyebab kanker tulang multifaktoral. Oleh karena itu, sampai saat ini masih dalam tahap penelitian.

Bisa jadi karena faktor genetik, paparan radiasi, riwayat kanker sebelumnya, riwayat trauma sebelumnya, dan lainnya.

Umumnya pasien kanker tulang kebanyakan tidak menyadarinya, sampai merasakan keluhan dan muncul benjolan di tulang, disertai nyeri tergantung jenis kankernya.

"Atau mereka baru sadar ada kanker tulang gara-gara jatuh, lalu melakukam rontgen secara tidak sengaja, dan terlihat di foto bahwa tulang tidak beraturan," katanya mengungkapkan kasus yang banyak terjadi di lingkungan masyarakat Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help