Operasi Patuh Semeru 2018

Takut Ada Operasi Polisi, Pemotor di Jombang Picu Kecelakaan Beruntun Deretan Mobil Berat

Kecelakaan beruntun nan hebat terjadi di Jombang dipicu gara-gara pemotor takut ada operasi polisi.

Takut Ada Operasi Polisi, Pemotor di Jombang Picu Kecelakaan Beruntun Deretan Mobil Berat
SURYA/SUTONO
Truk trailer yang ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jombang, Minggu (29/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Empat kendaraan bermotor terlibat kecelakaan beruntun pada jalur searah di Jalan Soekarno-Hatta Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang, Minggu (29/4/2018).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Keempat kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan beruntun itu truk trailer nopol L 8447 UW, dump truck nopol T 9654 DC, truk trailer nopol L 9599 UZ dan minibus Toyota Innova nopol S 1654 WO.

Anggota Satlantas Polres Jombang yang ada di lokasi kejadian, Bripka Fifins Siswahyudi, mengungkapkan, kecelakaan beruntun diakibatkan pengendara motor Vario nopol S 3952 WK yang nekat melawan arus di tengah dari arah timur ke barat.

Motor Vario ini nekat melawan arus diduga karena menghindari Operasi Patuh Semeru 2018 yang digelar petugas di jalan tersebut.

“Tadi ada 2 pengendara motor yang memutar balik dan melawan arus di jalur searah Jalan Soekarno-Hatta. Kemungkinan menghindari operasi,” tuturnya.

Pengendara motor itu bernama Heny Setiawan, kata Fifins berada di jalur tengah dari arah barat ke timur.

Celakanya, saat dia berbalik arah dan kemudian melawan arus, dari arah berlawanan melaju empat kendaraan bermotor lainnya.

Keempat kendaraan itu truk trailer, dan di belakang trailer melaju sebuah dump truck, truk trailer dan mobil Toyota Innova.

“Pengemudi truk trailer nopol L 8447 UW kaget ada sepeda motor melawan arus, jadi menginjak rem mendadak. Dua truk serta Innova di belakangnya tidak sempat menghindar dan terjadilah kecelakaan beruntun,” tegasnya.

Menurutnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya pengemudi truk trailer mengalami luka ringan dan dirawat jalan di Puskesmas Peterongan

Pengemudi Innova Khoirul Abidin mengungkapkan kesaksiannya, kecelakaan terjadi karena ada anak pakai sepeda motor tiba-tiba putar balik.

"Selanjutnya, truk paling depan mengerem mendadak dan disusul truk yang di belakangnya menubruk bagian belakang truk di depannya. Saya tidak sempat menghentikan kendaraan saya, akhirnya nabrak bagian belakang truk,” kata Khoirul Abidin, warga Badang, Kecamatan Sumobito Jombang. (Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved