Divonis Seumur Hidup, Pembunuh Sadis Istri Pensiunan Polisi Langsung Lunglai, Hingga . . .

Hal tak terduga terjadi pada pembunuh sadis istri pensiunan polisi di Jombang saat divonis seumur hidup.

Divonis Seumur Hidup, Pembunuh Sadis Istri Pensiunan Polisi Langsung Lunglai, Hingga . . .
SURYA/SUTONO
Terdakwa Sokib, yang terluka keduan kakinya akibat ditembak polisi Jombang setelah menolak menyerahkan diri, September 2017. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jombang akhirnya menjatuhkan hukuman seumur kepada Mohammad Sokib (29), terdakwa pembunuhan terhadap Sri Handayani (52), istri pensiunan anggota Polsek Bareng Jombang, Aiptu Sunaryo.

Vonis seumur hidup itu dibacakan dalam pengadilan putusan di PN Jombang, Senin (30/4/2018) sore.

Terdakwa menyatakan pikir-pikir atas vonis yang ditimpakan kepada dirinya.

Majelis Hakim PN Jombang dipimpin hakim ketua Wahyu Kusumaningrum dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa Sokib secara sah dan meyakinkan terbukti melanggar Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan dengan pemberatan.

"Karena perbuatannya, terdakwa dihukum penjara seumur hidup dipotong masa tahanan," kata Ketua Majelis Hakim Wahyu Kusumaningrum.

Terdakwa Sokib yang terlihat lunglai, ketika ditanya majelis hakim mau mengajukan banding atau tidak, menyatakan pikir-pikir.

Pasal 339 KUHP berbunyi, Pembunuhan yang diikuti, disertai, atau didahului kejahatan dan yang dilakukan dengan maksud memudahkan perbuatan itu, jika tertangkap tangan, untuk melepaskan diri sendiri atau pesertanya daripada hukuman. Atau supaya barang yang didapatkannya dengan melawan hukum tetap ada dalam tangannya, dihukum dengan hukuman penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun.”

Hukuman penjara seumur hidup itu sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Masusanto. Dalam sidang sebelumnya, Masusanto juga meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman seumur hidup.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyebut hal-hal yang memberatkan terdakwa adalah perbuatan terdakwa tergolong sangat sadis.

Terdakwa Sokib juga sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap polisi dengan cara ditembak kakinya.

Halaman
12
Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help