Kecanduan Sabu-sabu, Pemuda di Bangkalan Curi Pompa Air

Pengaruh buruk narkoba jenis sabu-sabu membuat Sakur (19), warga Desa/Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura

Kecanduan Sabu-sabu, Pemuda di Bangkalan Curi Pompa Air
Ahmad Faisol/Surya
Sakur (19), warga Desa/Kecamatan Kokop diciduk Unitreskrim Polsek Kokop, Rabu (2/5/2018) dini hari setelah mencuri pompa air milik tetangganya. 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Pengaruh buruk narkoba jenis sabu-sabu membuat Sakur (19), warga Desa/Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura  gelap mata.

Ia ditangkap Unitreskrim Polsek Kokop, Rabu (2/5/2018) dini hari atas kasus pencurian pompa air milik tetangganya, Kholilur Rohman (32).

Kapolsek Kokop Iptu Nurrahmad mengungkapkan, pencurian pompa air merk Shimizu PS-226 BIT diakui tersangka lantaran dirinya tidak mempunyai uang untuk membeli sabu-sabu.

"Tersangka membeli sabu-sabu kepada seseorang yang saat ini menjadi target kami," ungkap Nurrrahmad.

Aksi pencurian pompa air itu terjadi pada Kamis, (29/3/ 2018) malam. Sakur tak sendirian. Ia bersama MHL, warga Desa Tlokoh, kecamatan Kokop yang diburu polisi.

Baca: Anang Hermansyah: 92 Persen Pekerja Ekonomi Kreatif Tidak Berasal dari Tenaga Kerja Profesional

"Temannya bertugas mengawasi situasi sekitar lokasi ketika tersangka memotong pipa paralon menggunakan sebilah parang," jelasnya.

Kendati demikian, aksi keduanya diketahui sejumlah warga. Para saksi lantas melaporkan pencurian itu ke korban dan melanjutkan melapor ke Mapolsek Konang, Sabtu (28/4/2018).

"Kami membekuk tersangka Sakur berdasarkan keterangan dari para saksi. Sedangka MHL masih dalam pengejaran," pungkasnya.

Baca: Peringati May Day, Gus Ipul Perhatikan Tiga Aspek untuk Tingkatkan Kualitas Buruh

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah pompa air merk Shimizu PS-226 BIT warna hitam dan sebilah parang sepanjanh 43 Centimeter.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal selama tujuh tahun penjara karena melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help