Desak Kasus Suap Perangkat Desa, Massa LSM Luruk Mapolda Jatim

Lambatnya penyidikan kasus dugaan suap yang ditangani penyidik Polres disikapi aktivisi LSM dengan melaporkan ke Polda Jatim, hingga ...

Desak Kasus Suap Perangkat Desa, Massa LSM Luruk Mapolda Jatim
TRIBUNJATIM.COM/IST
Aktivis Aliansi LSM dan ormas Kediri Raya (Aloka) unjuk rasa di Mapolda Jatim, Senin (7/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Belasan pegiat LSM dan Ormas Kediri Raya (Aloka) unjuk rasa ke Mapolda Jatim.

Aloka mendesak penyidikan dugaan suap pengangkatan perangkat di 5 desa Kabupaten Kediri dituntaskan, Senin (7/5/2018).

Aksi ini untuk merespons lambatnya penyidikan kasus dugaan suap yang ditangani penyidik Polres Kediri. Sudah tiga bulan kasusnya tidak kunjung ada kepastian.

Selain berorasi pendemo juga memajang poster berisi tuntutan. Di antaraanya bertuliskan, "47 Desa Lantik Nomer 1, 5 Desa Lantik Bukan Nomer 1 Ada Indikasi Suap", "Kapolres Kediri Tidak Serius Tangani Suap Perangkat Desa" dan " Usut Tuntas Suap Jual Beli Perangkat Desa".

Dalam tuntutannya, Aloka mendesak Kapolda Jatim memberikan atensi khusus penanganan dugaan suap pengangkatan perangkat di 5 desa Kabupaten Kediri.

"Kami mendesak kepolisian profesional dalam menangani dugaan kasus suap ini," tandas Tjetjep M Yasien,SH, korlap aksi yang berdandan ala Warok Ponorogo.

Minta Upeti Calon Sekdes Hingga Lebih Rp 100 Juta, Kades di Lamongan Dijebloskan Penjara

Karena kasus pengangkatan perangkat desa telah mencederai rasa keadilan masyarakat. Peserta yang mendapatkan rangking 1 dikalahkan peserta yang mendapat rangking di bawahnya.

Ironisnya kasus ini hanya terjadi di 5 desa, sedangkan 47 desa lainnya mengangkat peserta ujian perangkat yang mendapatkan nilai rangking 1.

Lima desa yang tidak mengangkat perangkat desa dengan nilai rangking 1 di antaranya, Desa Baye dan Desa Nanggungan, Kecamatan Plemahan, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Desa Kepuh, Kecamatan Papar dan Desa Panjer, Kecamatan Plosoklaten.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help