Penen Berlimpah, Lebih 2 Ton Salak Dibagikan Gratis di Jombang

Warga berebut berton-ton salak yang dibagikan gratis di Jombang, dalam Bancakan Salak massal.

Penen Berlimpah, Lebih 2 Ton Salak Dibagikan Gratis di Jombang
SURYA/SUTONO
Gunungan raksasa ribuan buah salak saat dibagi-bagikan kepada warga Desa Galengdowo, Kecamatyan Wonosalam, Jombang, sebagai tanda syukur karena panen salak berlimpah, Senin (7/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jombang menggelar Bancakan Salak, di Bumi Perkemahan Pengajaran desa setempat, Senin (7/5/2018).

Kegiatan yang sudah digelar setiap tahun sejak 2016 ini dihadiri Pjs Bupati Jombang Setiadjit dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Jombang, Forkopimcam, para kepala desa se Kecamatan Wonosalam, serta ribuan warga.

Kepala Desa Galengdowo Wartomo menyampaikan, untuk membuat gunungan raksasa, diperlukan sebanyak 2 ton 19 kilogram yang murni hasil pertanian warga Desa Galengdowo.

Salak sebanyak itu, p[ada puncak acara dibagikan kepada seluruh warga desa setempat dan para pengunjung secara gratis. Para pengunjung tampak gembira menerima puluhan salak dari panitia secara gratis.

“Terima kasih Bapak Setiadjit beserta rombongan yang sudah hadir. terima kasih juga kepada panitia yang sudah gotong royong membantu suksesnya acara Bancakan Salak ini," tutur Wartomo.

Wartomo berharap salak hasil perkebunan Desa Galengdowo lebih melimpah di tahun depan. Di Kecamatan Wonosalam ini, sambunbg Wartomo, memang dikenal karena durennya.

"Namun bagi kami, khususnya warga Desa Galengdowo akan mencoba memperkenalkan salak asli tanaman kami, sehingga juga bisa dikenal. Kalu bisa salak kami bisa jadi ikon Wonosalam juga,” ungkapnya.

Pjs Bupati Jombang Setiadjit memberikan penghargaan dan apresiasi kepada warga Galengdowo. "Lestarikan terus salak ini karena merupakan unggulan Desa Galengdowo,” ujarnya.

Setiajit mengatakan unsur wisata meliputi keindahan, kenyamanan, keamanan dan hasil produksi pertanian seperti salak ini akan bisa dikenal luas serta dapat menumbuhkan perekonomian warga.

Pertumbuhan ekonomi daerah, kata Setiadjit, salah satunya adalah sektor pariwisata. Jombang ada wisata religi, dan wisata alam air terjun Tretes Pengajaran Wonosalam.

“Bapak Gubernur dan Menteri Pariwisata sudah setuju untuk membuka jalan menuju air terjun Tretes Pengajaran, sehingga pengunjung mudah mencapainya,” tegasnya. (Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help