Pesawat Tempur Lanud Iswahjudi Latihan Perang pada Malam di Langit Mataraman

Pesawat tempur Golden Eagle T50i dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan,

Pesawat Tempur Lanud Iswahjudi Latihan Perang pada Malam di Langit Mataraman
Surya/ Doni Prasetyo
Penerbang tempur dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, saat melakukan persiapan untuk melaksanakan latihan terbang "tempur" malam, selama sepekan ke depan. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Pesawat tempur Golden Eagle T50i dari Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, selama sepekan ke depan melakukan latihan terbang malam di lokal area wilayah Mataraman.

"Melaksanakan latihan terbang malam ini untuk meningkatkan kemampuan pilot dalam mengatasi situasi terbang, khusus dimalam hari," kata Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Hendra Supriyadi didampingi Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi, Mayor Sus Hamdi Londong Allo kepada Surya, Selasa (8/5-2018).

Dijelaskan Letkol Pnb Hendra, lokal area wilayah Mataraman yang dimaksud meliputi Magetan, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, dan sebagian Kediri.

Baca: Tampil Stylish, Ignis Disukai Ibu-ibu dan Mahasiswa

"Latihan terbang malam dengn pesawat tempur Golden Eagle T50i, di langit wilayah Mataraman dimulai Senin (7/5-2018) kemarin, hingga, Selasa (15/5-2018)," jelas Komandan Skadron Udara 15 Hendra Supriyadi.

Latihan terbang malam ini, lanjut Letkol Pnb Hendra Supriyadi, dilakukan mulai sore hari hingga menjelang dini hari ini ada 19 sorty pesawat yang akan naik turun dari landasan Lanud Iswahjudi.

"Masih seperti kemarin, terbang malam ini berada diketinggian 2000 feet namun masih dalam lokal area Iswahjudi, atau wilayah langit Mataraman," ujarnya.

Menurut Letkol Pnb Hendra Supriyadi, tingkat kesulitan dalam terbang malam, pandangan visual terbatas bagi penerbang, sehingga setiap penerbang harus hafal diluar kepala dengan instrument pesawat tempur yang dikendalikan.

"Penerbang tempur andalan TNI Angkatan Udara secara terus menerus menempa diri meningkatkan profesiensi guna meraih profesionalisme,” kata Hendra Supriyadi.

Dikatakan Letkol Pnb Hendra Supriyadi, latihan terbang malam dalam bulan ini sudah dimulai sejak awal bulan Mei 2018 ini, dan dilanjutkan hingga tujuh hari kedepan, Selasa (15/5/2018).

Baca: Nama Tak Ada di Presensi, Peserta SBMPTN ini Dikeluarkan Dari Ruang Ujian Untag Surabaya

"Latihan terbang malam dalam pekan ini, penerbangan hanya mengunakan pesawat Golden Eagle T50i, dan terbang malam dimulai dari pengecekan kesehatan dan dilanjutkan briefing penerbang,"katanya.

Sementara Kepala Keselamatan terbang dan kerja (Lambangja) Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, Mayor Dharma T Gultom mengatakan, meski peralatan siap, termasuk pesawat yang digunakan, faktor cuaca juga menjadi penentu pelaksanaan latihan terbang malam itu.

“Kita akan melihat cuaca dan factor lainnya. Kita tidak akan melaksakan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. Kita lebih mengutamakan safety (keamanan),” kata Kalambangja, Dharma T Gultom.

Komandan Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan Marsekal Pertama (Marsma) TNI Samsul Rizal, ketika melakukan pengajian rutin dan yasinan sebagai dimulai pelaksanaan latihan terbang "tempur" malam, berpesan tetap mengingat sebagai mahkluk lemah dihadapan Allah SWT, dan selalu memohon keselamatan.

"Semoga Allah SWT selalu menjaga kita dan diberikan keselamatan dalam latihan ini, agar bisa menjaga alat utama sistem persenjataan (alutsista) kita,"harap Marsma TNI Samsul Rizal. (Surya/Doni Prasetyo).

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help