Terkait Pungutan Biaya Tambahan PTSL, Kades Gedangan Tulungagung Punya Penjelasan

Panitia Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap di Desa Gedangan,Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung memungut biaya tambahan

Terkait Pungutan Biaya Tambahan PTSL, Kades Gedangan Tulungagung Punya Penjelasan
TribunJatim/Didik Mashudi
Sosialisasi Progam pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Panitia Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Desa Gedangan,Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung  memungut biaya tambahan Rp 300.000 dan Rp 500.000 per lembar sertifikat.

Warga mengeluh, karena sebelumnya biaya per lembar sertifikat hanya dipatok Rp 350.000 tanpa biaya tambahan.

Kepala Desa Gedangan, Kecamatan Campurdarat, Sunyoto mengatakan, biaya tambahan itu sudah dimusyawarahkan. Warga pun sudah menyetujui tambahan biaya itu.

"Di Gedangan malah lebih kecil, ada desa-desa lain yang memungut lebih besar," ujar Sunyoto sambil menyebut nama dua desa lain.

Sunyoto balik menuding, ada kepentingan politik sehingga pungutan yang sudah disepakati ini dipermasalahkan. Padahal kesepakatan soal pungutan ini sangat jelas peruntukkannya.

Baca: Setelah 50 Tahun, Kisah Mustahil 3 Sekawan Kabur dari Alcatraz Penjara Terseram di Dunia Terungkap

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk pembangunan makam desa.

Dari sekitar 1100 pemohon sertifikat lewat PTSL, hanya 250 pemohon yang dikenakan biaya tambahan.

"Yang kena pungutan ini tanah beli, hibah atau waris yang belum atas namanya sendiri," tambah Sunyoto.

Saat ini sudah terkumpul uang Rp 60 juta dari pungutan PTSL.

Dana ini belum digunakan dan masih disimpan di rekening bank.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help