Pusdiklat Hanudnas Perdalam Perang Elektronika di Lanud Iswahjudi

Pusat Pendidikan dan Latihan Pertahanan Udara Nasional (Pusdiklat Hanudnas) kunjungi Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan.

Pusdiklat Hanudnas Perdalam Perang Elektronika di Lanud Iswahjudi
Surya/ Doni Prasetyo
Siswa Pusat Pendidikan dan Latihan Pertahanan Udara Nasional (Pusdiklat Hanudnas) angkatan XII, melihat instrument cockpit pesawat F-16 Fighting Falcon, saat mengunjungi Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan. 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Memperdalam bidang Pertahanan Udara (Hanud) di era perang elektronika (Pernika), siswa Pusat Pendidikan dan Latihan Pertahanan Udara Nasional (Pusdiklat Hanudnas) kunjungi Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan.

"Kami berharap siswa kursus perwira (suspa) Pernika dapat melihat dari dekat alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang ada, termasuk peralatan tempur dan bomb, sebagai bagian dari Pernika," kata Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan, Kolonel Pnb Onesmus Gederai Aryadi saat menerima siswa Pusdiklat Hanudnas diruang rapat setempat.

Dikatakan Kadisops Onesmus Gederai Aryadi, untuk menghasilkan personel yang professional, tanggap dan selalu siap dan siaga dalam bidang Pertahanan Udara (Hanud), siswa Pusdiklat Hanudnas harus paham seluruh alutsista, termasuk peralatan tempur dan bomb.

"Saya berharap, kunjungan ke Lanud Iswahjudi ini dapat menjadi bekal pengetahuan dan menambah wawasan, serta bermanfaat bagi siswa. Sehingga pertahanan udara Nasional Indonesia semakin maju," kata Kolonel Pnb Onesmus.

Kunjungan siswa kursus Perwira (Suspa) angkatan ke XII Pusdiklat Hanudnas ke Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan itu dipimpin Komandan Pusdiklat Hanudnas Kolonel Pnb Mukhson.

Baca: Motivasi Persebaya Meningkat Lawan Borneo FC Usai Kalahkan Arema FC

Menurut Danpusdiklat Hanudnas Mukhson, Pernika atau perang elektronika merupakan penggunaan sisten eletronika termasuk gelombang elektromagnetik, infra red, dan elektro optical.

"Penggunaan elektronika dalam perang moderen sangat dominan. Dengan mengusai sistem elektronika, dapat mengacaukan sistem elektronika lawan, menurunkan daya tempur lawan dan meningkatkan daya tempur sendiri," jelas Danpusdiklat Hanudnas Kolonel Pnb Mukhson.

Keunggulan medan laga elektronika, lanjut Kolonel Pnb Mukhson, dapat memperoleh keunggulan di medan laga elektronika. Karenanya, kunjungan siswa Hanudnas ke Lanud Iswahjudi ini semakin menambah pengetahuan dan wawasan.

"Dengan menguasai Pernika, kita bisa menguasai musuh. Karenanya, kunjungan siswa ke Lanud Iswahjudi ini bisa menjadi bekal tambahan untuk bisa menguasai Pernika," katanya.

Baca: Alasan Kuat Istri Sule Minta Cerai Usai 20 Tahun Bersama, Cerita Lina yang Diremehkan Berulang Kali

Siswa Suspa Pernika Hanud yang terdiri dari 5 orang dari TNI AD, 5 orang TNI AU dan 10 orang dari TNI AL, itu berkesempatan mengunjungi Skadron Udara 3, Skadron Udara 15, radar approach dan Air Combat Instrumentation (ACMI).

Kunjungan siswa Suspa Pernika Hanud ke Lanud Iswahjudi, Maospati, Kabupaten Magetan ini rencananya hanya sehari, dilanjutkan ke Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Malang, kemudian kembali ke Pusdiklat Hanudnas di Surabaya. (tyo)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help