Bakar Ratusan Ribu Butir Pil Koplo di Depan Tokoh Agama

Pecah dan terbakarnya ribuan botol miras dan ratusan ribu pil koplo membuat aroma yang menyengat.

Bakar Ratusan Ribu Butir Pil Koplo di Depan Tokoh Agama
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Pemusnahan puluhan ribu miras ilegal dan oplosan yang disita Polda Jatim di Halaman Gedung Ditreskrimum, Jumat (27/4/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - 216.000 Butir pil koplo bersama 2.500 botol miras berikut 11 jeriken 30 liter isi miras dimusnahkan, Jumat (11/5/2018).

Pil koplo dimusnahkan dengan cara dibakar dan botol miras digilas sepur tumbuk di depan halaman Mapolres Kediri.

Pecahnya ribuan botol berisi miras ini sempat membuat aroma yang menyengat. Karena tumpahan miras mengalir di areal halaman mapolres.

Pemusnahan barang bukti narkoba dan miras ini dihadiri pejabat Forkompimda Kediri, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan menjelaskan, barang bukti narkoba dan miras yang dimusnahkan merupakan hasil kegiatan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018.

Kegiatan ini sekaligus dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1.439 H.

"Operasi Tumpas ini awalnya operasi mandiri kewilayahan selama 10 hari. Namun karena masih banyak kasus miras diperpanjang 10 hari. Barang bukti kita musnahkan sekarang," jelasnya.

Sementara miras yang dimusnahkan hasil razia dari penjual dan produsen home industri miras.

Salah satunya yang diproduksi warga Ngadiluwih. Jenisnya ada arak Jowo, oplosan dan miras dari berbagai label merk.

"Kami mengamankan 72 orang tersangka, para tersangka sudah dikoordinasikan dengan kejaksaan, dalam waktu dekat bakal dilakukab pelimpahan tahap kedua," jelasnya.

Para penjual dan pembuat miras bakal dijerat dengan UU tentang Pangan karena tanpa izin telah mengoplos tidak sesuai ketentuan.

Sementara H Masduki, salah satu tokoh masyarakat berharap meskin Operasi Tumpas telah berakhir, kepolisian diharapkan terus melakukan razia miras.

"Peredaran miras selain meresahkan juga menjadi pemicu awal tindak pidana," ungkapnya.

Apalagi kasus over dosis miras juga masih sering terjadi yang telah merengut banyak korban jiwa. "Pembuat miras supaya dijerat dengan pasal berlapis yang membuatnya menjadi jera," tegasnya. (Surya/Dim)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help