DPRD Kota Kediri Dukung Iklim Investasi Dewan Setujui Dua Perda

- Raperda tentang Retribusi Perizinan Tertentu disetujui DPRD Kota Kediri dalam sidang paripurna DPRD Kota Kediri

DPRD Kota Kediri Dukung Iklim Investasi Dewan Setujui Dua Perda
(Surya/Didik Mashudi)
Pjs Wali Kota Kediri Jumadi (kiri) bersama Ketua DPRD Kholifi Yunon usai sidang paripurna DPRD Kota Kediri, Jumat (11/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Raperda tentang Retribusi Perizinan Tertentu disetujui DPRD Kota Kediri dalam sidang paripurna DPRD Kota Kediri tentang pendapat akhir Fraksi-fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) di Ruang Sidang DPRD Kota Kediri, Jumat (11/5/2018).

Raperda ini merupakan perubahan atas Perda Kota Kediri Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Untuk aturan baru dalam raperda tentang Retribusi Perizinan Tertentu menjadi perda adalah mengenai kepastian tera bagi usaha mikro dan penghapusan izin Hinder Ordonantie (HO) atau yang biasa disebut izin gangguan.

Sidang paripurna dewan dipimpin Ketua DPRD Kholifi Yunon. Dalam sidang ini, perwakilan dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Kediri menyatakan pendapatnya dan persetujuannya terhadap raperda menjadi perda.

Baca: Jadi Pembicara di Hadapan Pejabat Arab, Tri Rismaharini Paparkan Berbagai Pembangunan di Surabaya

Sementara Pjs Wali Kota Kediri Jumadi menyambut baik dua raperda yang telah disetujui oleh DPRD menjadi perda. Perda-perda ini menjadi penting untuk mendukung iklim investasi di Kota Kediri.

Disebutkan Jumadi, seperti kepastian tera yang menjadi kalibrasi bagi usaha mikro di Kota Kediri.

Serta pengahpusan izin HO yang merupakan izin usaha yang berpotensi menimbulkan kerugian dan gangguan bagi masyarakat dan juga ligkungan hidup.

“Kita akan semakin kompetitif untuk bisa melayani bidang usaha. Artinya meskipun izin HO masuk dalam salah satu sektor perizinan namun kita harus tetap memiliki pengendalian,” ungkapnya.

Jumadi juga menjelaskan saat ini kebijakan Pemerintah Kota Kediri sudah cukup kompetitif dalam melayani investor. Hal ini penting untuk meningkatkan bisnis di Kota Kediri.

“Kita akan terus meningkatkan pelayanan karena kedepan kita akan berkompetisi dengan daerah lain. Apalagi saat ini PTSP kita menjadi centre of excellent. Tapi kita tidak akan berhenti berbenah,” ujarnya.

Baca: Siaga Satu, Polda Jatim Perketat Pengamanan Mako dan Rumah Dinas

Pjs Walikota menyampaikan apresiasinya kepada DPRD Kota Kediri karena dalam persetujuan perda ini melalui proses panjang yang tentunya membutuhkan kerja keras.

"Saya menjunjung tinggi kerja keras anggota DPRD maupun pansus pembahasan raperda atas semua kerja kerasnya," ungkapnya.

Sedangkan untuk catatan-catatan bagi pemkot yang disampaikan oleh wakil dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Kediri akan menjadi perhatian Pemkot Kediri.

Selain perda tentang Retribusi Perizinan Tertentu, DPRD Kota Kediri juga menyetujui Perda Retribusi Jasa Umum yang merupakan perubahan atas Perda Kota Kediri Nomor 3 Tahun 2012.(dim)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help