Serangan Bom di Surabaya

Juru Parkir Diduga Lihat Saat Mobil Tabrak Pagar Gereja Pantekosta Pusat Surabaya dan Ledakkan Bom

“Usai masuk dan nabrak pintu, mobilnya meledak,” tutur sang juru parkir.

Juru Parkir Diduga Lihat Saat Mobil Tabrak Pagar Gereja Pantekosta Pusat Surabaya dan Ledakkan Bom
TRIBUNJATIM.COM/AQWAMIT THORIQ
Petugas gabungan polis, tim medis dan pemadam kebakaran bersiag di Jalan Arjuno Surabaya pasca terjadinya ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan pada Minggu (13/5/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wahono (56), juru parkir Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) mengaku melihat detik-detik sebelum bom meledak.

Kepada TribunJatim.com, Wahono saat itu sedang membantu parkir kendaraan jemaah yang hendak bubaran.

“Nah pas ngatur motor ternyata ada mobil masuk nyelonong begitu saja,” katanya.

“Usai masuk dan nabrak pintu, mobilnya meledak,” lanjutnya.

Usai meledak, Wahono pun mengaku melihat sejumlah rekannya luka parah.

Sembari berbaring, dua orang rekannya mengerang kesakitan dan meninggal dunia di tempat.

Tak hanya itu, sejumlah jemaah juga turut ketakutan dan mengalami luka ringan maupun parah.

Baca: Ledakan Bom di Gereja Surabaya pada Minggu (13/5/2018) Pagi, Nafa Urbach Menangis: Ya Tuhan

“Usai ledakan saya bantu korban yang masih selamat dan saya juga nggak pernah menyangka kalau bakal ada bom,” tandasnya.

Penulis: Manik Priyo Prabowo
Editor: Alga Wibisono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved