Serangan Bom di Surabaya

Sempat Tak Beridentitas, Jenazah Mayawati Korban Bom Gereja Akhirnya di Kota Malang

Jenazah korban korban ledakan bom di Gereja Katolik Santa Maria tiba di Kota Malang, padahal sebelumnya misterius.

Sempat Tak Beridentitas, Jenazah Mayawati Korban Bom Gereja Akhirnya di Kota Malang
SURYA/BENNI INDO
Peti jenazah Mayawati, korban bom gereja di Surabaya, saat tiba di Rumah Persemayaman Gotong Royong, Kota Malang, Senin (14/5/2018) siang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jenazah Mayawati, korban ledakan bom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Surabaya tiba di Kota Malang, Senin (14/5/2018) pukul 14.18 WIB.

Jenazah langsung disemayamkan di Rumah Persemayaman Gotong Royong, di Jalan Taman Tenaga, Kota Malang.

"Tadi berangkat dari Polda Jatim sekitar pukul 13.00 WIB. Agak macet setelah keluar dari tol," ujar Faat, sopir mobil ambulance yang membawa jenazah.

Terungkap, Dita Pengebom Gereja dan Anton Bomber Rusunawa Sohib Karib, Mereka Pernah Lakukan ini

Tidak terlihat keluarga korban saat jenasah tiba. Kata Faat, rombongan keluarga tertinggal di belakang saat di jalan.

"Tadi ada rombongannya, tapi tertinggal di belakang," jelasnya.

Mayawati sempat mendapat perawatan di RSU dr Soetomo. Namun nyawanya tidak tertolong karena pendarahan.

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medik, dr Joni Wahyuhadi menjelaskan Mayawati dibawa ke RSUD Dr Soetomo dalam kondisi shock berat.

Puji Kuswati yang Ajak 2 Anaknya Ngebom Gereja, Ternyata Anak Orang Terpandang di Banyuwangi

"Shock berat karena terkena tekanan keras sekali bagian dada. Sehingga ada pendarahan dada dan sudah kami resusitasi. Sudah dioperasi tapi tensi darahnya terus rendah hingga meninggal," ungkapnya.

Ia mengungkapkan Mayawati sempat tidak diketahui identitasnya saat dibawa ke RSU dr Soetomo.

Ada tujuh orang korban meninggal saat Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela dibom, Minggu (13/5/2018). (Surya/Benni Indo)

BREAKING NEWS : Pelaku Bom Bunuh Diri Tiga Gereja Adalah 6 Orang Sekeluarga Asal Rungkut Surabaya

Korban Tewas Pertama yang Teridentifikasi, Astaga Ternyata Seorang Bocah, Sedang Adiknya Kritis

Penulis: Benni Indo
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help