Asyik Berduaan di Kamar Kos, Sejoli ini Panik Saat Dirazia dan Pilih Jurus Lagu Lawas

Pasangan ini tak menyangka lagi asyik masyuk di kamar kos digerebek petugas, jurus langkah seribu langsung digunakan.

Asyik Berduaan di Kamar Kos, Sejoli ini Panik Saat Dirazia dan Pilih Jurus Lagu Lawas
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Petugas saat memergoki sejoli di rumah kos di wilayah Tropodo, Kota Mojokerto dalam razian jelan Ramadan, Rabu (16/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Anggota Polres Mojokerto Kota bersama TNI dan Satpol PP melakukan razia rumah kos untuk mengantisipasi keamanan menjelang bulan Ramadan, Rabu (16/5/2018).

Hasilnya, petugas berhasil menangkap basah pasangan wanita dan pria yang berada di dalam rumah kos di wilayah Tropodo Kota Mojokerto, dalam kondisi setengah bugil.

Mereka langsung panik, terlebih saat petugas memeriksa kartu identitasnya.

Kepada petugas pasangan yang telah tinggal berdua di dalam kamar itu mengaku telah menikah secara sirih. Jurus lagu lama yang sering disampaikan pasangan saat terjaring petugas.

Jelang Puasa, 3 Pasang Remaja ini Lagi Asyik di Kamar Kos, Belasan Kondom Ditemukan Berceceran

Pantauan di lapangan aparat gabungan merazia seluruh rumah kos yang terindikasi rawan peredaran narkoba.

Seluruh penghuni kos diperiksa Identitasnya.

Waka Polres Mojokerto Kota Kompol Hadi Prayitno menuturkan seluruh kost di wilayahnya yang telah dipetakan tidak luput dari razia ini.

Ketika razia yang dilakukan mulai dari kamar kos Kecamatan Prajurit Kulon hingga Magersari itu tidak menemukan indikasi tanda-tanda orang yang mencurigakan.

Detik-detik Jelang Puasa, Pria ini Nekat Curi Kotak Amal Masjid di Lamongan, Begini Akibatnya

"Diimbau untuk pemilik kos atau warga supaya kembali melakukan wajib lapor 1x24 jam pada warga baru yang berada disekitar lingkungannya," ujarnya.

"Kami menekankan pada warga bahwa Kota Mojokerto aman," imbuhnya

Hadi mengatakan razia ini juga dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus membatasi ruang gerak orang tidak bertanggung jawab yang diduga terkait aksi radikalisme.

"Kami menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat apalagi telah memasuki bulan Ramadhan," tegasnya. (Surya/ Mohammad Romadoni)

13 Bomber yang Tewas di Surabaya dan Sidoarjo Tak Diakui Keluarga, Langkah Daruratpun Diambil

Ajak 4 Anaknya yang Bocah Bunuh Diri Bom 3 Gereja, Begini Perilaku Aneh Keluarga Dita dan Puji

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help