Serangan Bom di Surabaya

Ditangkap Densus 88, Mega Pergi dari Rumah Pamit Mondok Karangploso Kabupaten Malang

Mega, begitu sapaannya dikabarkan mondok di Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang. Keterangan itu di Klojen Kota Malang

Ditangkap Densus 88, Mega Pergi dari Rumah Pamit Mondok Karangploso Kabupaten Malang
TRIBUNJATIM.COM/MUFIDAH AYU KS
Rumah suami istri terduga teroris yang diamankan Densus 88 Antiteror di Singosari, Malang, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Wahyu Mega Wijayati, istri siri terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Anti Teror meninggalkan rumah beberapa tahun lalu.

Mega, begitu sapaannya, dikabarkan mondok di Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang.

Keterangan itu disampaikan Sukirno Ketua RT 6/RW 7, Klojen, Kota Malang, tempat tinggal Mega sesuai alamat yang tertera di KTP.

"Sudah lama pergi, pamitnya mondok di Tegalgondo. Sejak sekitar tiga tahunan yang lalu," ujarnya, Rabu (16/5/2018).

Kirno menjelaskan, sejauh yang ia kenal, Mega adalah orang baik. Keluarga Mega dikenal keluarga yang baik. Orang-orang di sekitar tempat tinggal Mega juga masih ada ikatan keluarga.

Baca: Seorang Terduga Teroris Kabur Lewat Belakang Mapolda Riau, Diduga Masuk ke Rumah Dinas Wakapolda

"Tapi tidak tahu lagi kalau di luar sana dipengaruhi. Kalau saya ditanya terkait keberadaannya di Singosari ya tidak tahu. Tapi memang dia warga sini," imbuh Sukirno.

Terkait statusnya, Sukirno menerangkan kalau Mega adalah seorang janda yang memiliki satu anak perempuan. Pasca meninggalkan rumah, Sukirno mengaku tidak mengetahui pasti apakah Mega sering pulang atau tidak.

Sukirno tahu kalau Mega ditangkap Densus 88 Anti Teror di rumah kontrakannya di Singosari.

"Tapi keterangannya masih terduga. Belum pasti," katanya.

Sementara itu, Surya mendatangi rumah Mega yang membuka usaha bengkel. Banyak ban di depan rumah Mega di Jl IR Rais.

Namun keluarga tidak bisa memberikan keterangan saat Surya minta izin wawancara.

Baca: KPAI dan LPSK Sampangi Anak-anak Pelaku Bom Bunuh Diri di RS Bhayangkara Surabaya

"Tanya aja ke sana, di Singosari. Di sini tidak ada apa-apa," kata seorang sanak keluarga.

Seperti diberitakan sebelumnya, Densus 88 Anti Teror menangkap terduga teroris yakni Syamsul Arif Alias Abu Umar (37) dan Wahyu Mega Wijayati (40) di rumah kontrakan mereka di Perumahan Banjararum Asri Blok BB No. 9, Desa Banjararum, Singosari, Kab. Malang, Selasa (15/5/2018). Penangkapan itu terjadi sekitar pukul 2.00 wib. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help