Asuransi Bisa Beri Tanggungan Mobil Rusak Akibat Terorisme, Begini Caranya

Serangan bom di Surabaya menjadi perhatian masyarakat indonesia, Satu yang cukup disoroti ialah puluhan kendaraan yang ikut jadi korban.

Asuransi Bisa Beri Tanggungan Mobil Rusak Akibat Terorisme, Begini Caranya
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Mobil yang alami rusak imbas ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya dievakuasi polisi pada Senin (14/5/2018) 

TRIBUNJATIM.COM - Serangan bom bunuh diri di Surabaya menjadi perhatian sebagian besar masyarakat indonesia,

Satu yang cukup disoroti ialah puluhan kendaraan yang ikut jadi korban ledakan.

Satu mobil yang digunakan pelaku di Gereja pantekosta Pusat Surabaya sudah pantas disebut tak berbentuk, sementara satu mobil yang kena ledakan di Polrestabes Surabaya alami rusak parah.

Nah, mobil yang mengalami kerusakan akibat serangan teroris bisa ditanggung pihak asuransi.

(3 Tahun Jadi Budak Seks ISIS setelah Diculik, Gadis Souhayla Harus Layani Brutalnya Perkosaan 7 Pria)

(Biar Gak Jatuh Sakit, Jangan Sajikan 7 Hidangan ini untuk Menu Buka Puasa, No 6 Sering Dikonsumsi!)

Asuransi mobil tersebut telah dilengkapi perluasan atau jaminan tambahan risiko terorisme.

Atau kalau dalam bahasa asuransi dikenal dengan istilah jaminan atau perluasan untuk Strike, Riot, Civil Commontion, Malicious Damage, Terrorism & Sabotage (SRCCMDTS).

"Asuransi tidak mengganti biaya kerugian yang diakibatkan oleh terorisme, kecuali polis asuransi yang diambil sudah disertai perluasan jaminan atas risiko terorisme," tegas Laurentius Iwan Pranoto, Head of Communication & Event PT Asuransi Astra saat diwawancarai GridOto.com.

Perluasan jaminan atau klausul tambahan risiko terorisme ini bisa dibeli di awal pembelian polis asuransi mobil Anda atau ditambahkan setelah polis asuransi berjalan.

(Densus 88 Tembak Mati Hari, Terduga Teroris di Perum AURI Sidoarjo)

(Momen Puasa Pertama, 8 Meme Lucu Tentang Sahur ini Bikin Ngakak! Pernah Ngalamin?)

 "Bisa dilakukan penambahan jaminan untuk SRCC (Strikes Riot and Civil Commotion Clause) saat polis sudah berjalan, asalkan mobil masih dalam kondisi baik alias belum rusak akibat kejadian SRCC yang sebelumnya tidak dijamin," terang Faridha Rahmaningsih, CSR & Corporate Communication Department Head PT Asuransi Adira Dinamika.

Dengan kata lain, jika mobil terkena serangan teroris dulu baru ikut atau menambahkan perluasan jaminan risiko terorisme, maka tidak bisa dilakukan penggantian biaya perbaikan kerusakan.

"Untuk asuransi Adira Autocilin biaya premi tambahan untuk SRCC adalah 0,05% harga pertanggungan mobil," lanjut Faridha.

Buat contoh dengan menggunakan simulasi premi milik Asuransi Raksa (raksaonline.com), biaya premi dasar untuk mobil baru pelat B (DKI Jakarta) dengan harga jual Rp 178 juta adalah Rp 4.396.600.

Untuk perluasan jaminan Riot, Strike, Civil Commotion (RSCC) dikenakan biaya tambahan Rp 89.000 alias 0,05% dari harga pertanggungan mobil

(Pakai Jurus Ninja Modern, Pemuda ini 6 Bulan Tinggal Enak di Rumah Seorang Wanita)

(Densus 88 Tembak Mati Hari, Terduga Teroris di Perum AURI Sidoarjo)

Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help