Serangan Bom di Surabaya

Densus Stop Geledah Rumah AH, Terduga Teroris di Probolinggo Setelah Temukan Bahan Bom

Setelah digeledah sekitar 45 menit, Densus menemukan benda mencurigakan. Bahkan temuan ini sangat mengejutkan.

Densus Stop Geledah Rumah AH, Terduga Teroris di Probolinggo Setelah Temukan Bahan Bom
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Sejumlah personel Densus 88 Antiteror berjaga di sekitar rumah terduga teroris. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Densus 88 Antiteror langsung bergerak cepat ke Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Probolinggo, Jumat (18/5/2018) malam.

Mereka pun langsung mengepung sebuah rumah masa kecil AG, terduga teroris yang satu jam sebelumnya ditangkap di rumahnya Perum Sumber Taman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Penjagaan ketat dilakukan di sekitar rumah masa kecil AG. Sebelum menggeledah rumah AG di masa kecilnya ini, Densus 88 lebih dulu mengevakuasi orang tua AG ke tempat yang lebih aman.

Baca: Densus 88 Sergap Rumah Satu Terduga Teroris di Probolinggo Saat Adzan Magrib.

Baca: Kapolresta Probolinggo Beberkan Rencana Tiga Terduga Teroris Sebelum Ditangkap Densus

Baca: Terduga Teroris Asal Probolinggo Ini Berstatus Guru Bahasa Inggris

Selanjutnya, penggeledahan pun langsung dilakukan di dalam rumah AG ini.

Setelah digeledah sekitar 45 menit, Densus menemukan benda mencurigakan. Bahkan temuan ini sangat mengejutkan.

Personel Densus 88 Antiteror berjaga di Perum Sumber Taman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jumat (18/5/2018) sore
Personel Densus 88 Antiteror berjaga di Perum Sumber Taman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jumat (18/5/2018) sore (TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA)

Hingga akhirnya, Densus 88 Antiteror menunggu tim Jihandak Polda Jatim untuk lebih lanjut menggeledah rumah AG tersebut.

Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, dari informasi awal yang didapatkannya, temuan itu berupa empat kaleng tanggung berisikan black powder.

"Isinya itu katanya menyerupai bahan peledak. Jadi, kami tidak bisa menggeledahnya lebih dalam karena khawatir ada bahan peledak lain yang masih tersimpan di dalam rumah itu," katanya ke media.

Dia menjelaskan, pertimbangannya adalah rumah masa kecil AG ini berada di pemukiman padat. Fatal, jika salah melangkah dan ternyata ada bahan peledak disana.

Polisi berjaga ketat saat penggerebekan terduga teroris di Kota Mojokerto, oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Kamis (17/5/2018) dini hari.
Polisi berjaga ketat saat penggerebekan terduga teroris di Kota Mojokerto, oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Kamis (17/5/2018) dini hari. (SURYA/GALIH LINTARTIKA)

"Bahaya. Ini pemukiman padat. Makanya , penggeledahan tidak bisa dilakukan lebih lanjut karena membayakan. Kami menunggu tim jihandak Polda Jatim untuk sterilisasi di sekitar rumah itu," tambahmya.

Alfian menjelaskan, pihaknya sudah memberikan himbauan ke masyarakat untuk menjauh dari lokasi penggeledahan di rumah masa kecil AG ini. Bahkan, ia sudah meminta masyarakat untuk berada di radius yang paling aman

"Selain empat kaleng berisi bahan peledak itu, kami juga temukan senapan angin dan dua buah pedang, flashdisk, hp, dan lainnya," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, Densus 88 Antiteror dan Polres Kota Probolinggo masih menunggu kedatangan tim jihandak Polda Jatim. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Adi Sasono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help