Pilgub Jatim 2018

Khofifah Ingin Jadikan Jawa Timur Provinsi Koperasi Lewat CCC

Produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Jawa Timur dinilai calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Ingin Jadikan Jawa Timur Provinsi Koperasi Lewat CCC
ISTIMEWA
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut satu, Khofifah Indar Parawansa kunjungi pasar tradisional besar Kota Pasuruan pada Selasa (15/5/2018) 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Jawa Timur dinilai calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa memiliki potensi besar terhadap peningkatan ekonomi. Khofifah ingin produk potensial kreatif UMKM Jawa Timur menjadi komoditas unggulan.

Menurut Khofifah, kelangsungan perputaran transaksi dan keuntungan untuk produsen dan pelaku UKM bisa terjamin jika menggunakan sistem koperasi. Dengan itu juga produk lokal bisa terjamin dan bersaing di pasar modern.

“Saya ingin menciptakan usaha mikro kecil dan menengah sampai mereka sustain dan memiliki profit untuk bisa mempercepat kesejahteraan mereka,” ucap Khofifah, Senin (21/5/2018).

Sistem ini, dijelaskan Khofifah sudah diterapkan di negara-negara Eropa. Diantaranya di wilayah Skandinavia; Norwegia, Findlandia, Swedia. Sistem ini juga yang menjadikan produk tradisional tiga negara tersebut bisa bersaing di pasar modern.

Baca: Ditinggal Buka Puasa, Seorang Tahanan Polsek Ngoro Polres Mojokerto Kabur, Jebol Plafon

“Tiga negara ini bisa membangun satu kebersamaan bahwa yang mereka kembangkan adalah consumer cooperative unite. Mereka menyiapkan itu, merekalah yang kemudian menjadikan retail di tiga negera itu sehingga hypermart itu enggak bisa masuk,” jelasnya.

Jika nantinya masyarakat Jawa Timur memilih, Khofifah membeberkan akan memulai gagasan tersebut melalui membenahi koperasi pesantren. Dari koperasi pesantren akan dibentuk Consumer Cooperative Center (CCC) seperti di negara Eropa.

Baca: Polda Jatim Akan Kembangkan Kasus Sindikat Pemeras Perusahaan Angkutan Usai Tangkap Kelompok Sakram

“Saya ingin membuat CCC. Kita sudah hitung-hitung itu bisa diturunkan di Provinsi. Kita bisa bikin di Jawa Timur,” tuturnya.

Dengan sistem tersebut, produk lokal bisa dipasarkan lebih luas. Kemudian harga sembako yang dijual juga akan lebih stabil dan terjangkau bagi masyarkat. Menteri Sosial 2014-2018 optimis hal itu bisa terwujud.

“Kita perlu pemimpin yang kuat, komitmen yang kuat. Rasanya tidak mimpi. Mungkin sekarang kita nyusun mimpi, besok Insyaallah ijabah,” pungkasnya.( Surya/fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help