Semarak Ramadan 2018

Kali Pertama, Lapas Lowokwaru Malang Gelar Buka Puasa Para Tahanan Bersama Keluarga

Untuk kali pertama, Lapas Lowokwaru Kota Malang menggelar acara buka puasa para tahanan bersama keluarganya.

Kali Pertama, Lapas Lowokwaru Malang Gelar Buka Puasa Para Tahanan Bersama Keluarga
TRIBUNJATIM.COM/AYU MUFIDAH
Lapas Lowokwaru Kota Malang menggelar acara buka puasa para tahanan bersama keluarganya, Selasa (22/5/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ayu Mufidah KS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Untuk kali pertama, Lapas Lowokwaru Kota Malang menggelar acara buka puasa para tahanan bersama keluarganya, Selasa (22/5/2018) malam.

Acara ini bertempat di Lapas Lowokwaru, Jalan Asahan No 07, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Buka puasa bersama keluarga, baru diterapkan kepada tahanan yang berstatus sebagai anggota pesantren lapas.

Seluruh tahanan dipersilahkan untuk berbuka puasa bersama sanak keluarga yang belum pernah terjadi sebelumnya selama berada di lapas.

Baca: Arema FC Vs Bhayangkara FC, The Guardian Kalah Telak, Simon McMenemy Nilai Permainan Singo Edan

"Buka puasa bersama keluarga ini dikhususkan untuk tahanan yang pesantren dan yang membantu kantor. Kami memberikan kesempatan kepada mereka untuk berbuka puasa bersama dengan keluarganya yang mana hal ini merupakan kali pertama terjadi sepanjang lapas ini dibangun," jelas Kepala Lapas Lowokwaru, Farid Junaedi, Selasa (22/5/2018).

Tidak hanya datang untuk berbuka puasa bersama keluarga, para tahanan juga diperbolehkan untuk memesan makanan yang ingin disantap saat berbuka puasa kepada keluarganya.

"Kami persilahkan mereka untuk memesan makanan apapun kepada keluarganya. Karena mungkin saja ada yang rindu dengan masakan di rumah, maka itu kami persilahkan mereka," lanjut Farid.

Baca: Ketika Umat Buddha di Malang Bagikan Buka Puasa Gratis Tiap Ramadan Selama 20 Tahun

Farid Junaedi menjelaskan, ada tiga poin yang menjadi target adanya acara buka puasa tahanan bersama keluarganya.

"Pertama, kami ingin hal-hal yang terputus selama ditahan di sini menjadi tersambung kembali. Kalau ada hal-hal yang putus, kami berharap bisa tersambung kembali meski berada di sini," ucap dia.

"Poin kedua, Ini kan Ramadan, mudah-mudahan dengan kegiatan ini dampak-dampak negatif narapindana menjadi minimalisir karena bertemu keluarga," lanjut dia.

Baca: Fakta Pengeroyokan Hitler Nababan, Kondisi Babak Belur Gara-gara Bikin Meme Amien Rais-Rizieq Shihab

Sementara poin terakhir, acara buka bersama keluarga menjadi barometer lapas mengadakan kunjungan keluarga saat hari Lebaran mendatang.

"Jadi kami sudah punya gambaran. Apa yang harus kami evaluasi dari acara ini sehingga kami bisa tahu kekurangan saat ada keluarga tahanan yang masuk dan keluar lapas," tutup dia.

Penulis: Ayu Mufidah Kartika Sari
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help