Tips Penderita Hipertensi Jalani Bulan Puasa, Jangan Makan Terlalu Asin dan Jangan Lupa 3 Hal ini

Banyak orang tidak sadar mengidap hipertensi dan tidak menjaga kondisinya, akibatnya sangat bahaya.

Tips Penderita Hipertensi Jalani Bulan Puasa, Jangan Makan Terlalu Asin dan Jangan Lupa 3 Hal ini
nersyncron
ilustrasi hipertensi 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) bekerjasama dengan Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI menemukan bahwa hipertensi merupakan faktor resiko stroke terbesar, hingga 77 persen.

Banyak orang tidak sadar mengidap hipertensi dan kebanyakan mereka tidak menjaga kondisinya.

dr Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS mengatakan, pada umumnya hipertensi tidak memiliki gejala yang khas. Sehingga banyak orang tidak menyadari dia telah menderita hipertensi.

Sementara kesadaran masyarakat untuk memeriksakan tekanan darah secara rutin masih sangat rendah.

Sebagian besar masyarakat baru mengetahui dia menderita hipertensi setelah terkena penyakit akibat hipertensi.

"Jadi diperlukan kesadaran untuk memeriksakan diri secara rutin, untuk deteksi dini," ujarnya, saat diskusi Peringatan Hari Hipertensi Sedunia bersama Royal Philips (NYSE: PHG, AEX: PHIA), Jumat (25/5/2018).

Menurut Mursyid, sebagian besar penderita hipertensi dapat dikategorikan sebagai hipertensi esensial, yaitu tidak disebabkan oleh kelainan atau penyakit di bagian tubuh lain.

Untuk mengendalikan hipertensi harus dengan mengonsumsi obat serta mengaturan pola hidup yang sehat.

Penderita hipertensi harus diet rendah garam, banyak mengkonsumsi buah dan sayuran, hindari stress, atur pola bekerja, istirahat yang benar serta olahraga yang cukup.

Hal ini sangat berperan dalam mengendalikan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help