Arus Mudik dan Balik 2018

Tiket Kereta untuk Mudik dan Balik Lebaran Lewat Madiun Sudah Ludes Terjual Semua

Penjualan tiket kereta api, baik KA reguler maupun KA tambahan saat mudik dan balik lebaran seperti kacang goreng.

Tiket Kereta untuk Mudik dan Balik Lebaran Lewat Madiun Sudah Ludes Terjual Semua
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Kereta api di Stasiun Madiun. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Memasuki musim lebaran 2018, penjualan tiket kereta api, baik KA reguler maupun KA tambahan benar-benar seperti kacang goreng. 

Saat ini, tiket kereta mulai H-90 rata-rata sudah terjual 100 persen.

"Tiket untuk rute-rute yang searah dengan arus mudik dan balik rata rata sudah terjual 100 persen," ujar 
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Supriyanto, Kamis (31/8/2018) siang.

Menurutnya, pada masa angkutan lebaran 2018, KAI menetapkan masa posko mulai tanggal 5 Juni hingga 26 Juni 2018, atau selama 22 hari. Seluruh SDM akan dimaksimalkan untuk mendukung kelancaran angkutan lebaran 2018.

Pada masa posko angkutan lebaran 2018, perjalanan kereta api yang melalui stasiun Madiun sejumlah 62 perjalanan KA.

Rinciannya, KA penumpang reguler 44 KA, KA penumpang tambahan 10 KA, KA barang enam KA dan KA angkutan motor gratis dua KA.

Supriyanto mengatakan, KAI Daop 7 Madiun sudah menyiapkan 11 lokomotif, dengan rincian 6 lokomotif untuk perjalanan KA reguler, 2 lokomotif untuk perjalanan KA Brantas tambahan dan 2 lokomotif untuk cadangan di Kertosono dan Madiun, serta 1 lokomotif untuk perawatan.

Sedangkan untuk rangkaian KA, ada 8 rangkaian KA yang terdiri dari, 6 KA penumpang reguler (Singasari, Brantas dan Kahuripan) serta 2 KA penumpang tambahan (Brantas tambahan)

Sementara itu, perawatan armada sudah dilakukan perawatan sejak jauh hari, bergantian masuk ke Depo lokomotif di Madiun maupun Balaiyasa Yogyakarta.

Perawatan lokomotif di Dipo lokomotif Madiun untuk kriteria perawatan harian, 3 bulanan, 6 bulanan serta 1 tahunan. Terdiri dari perawatan atau pengecekan motor diesel, elektrik (lampu dan kelistrikan) , sistem pengereman.

Selain itu juga dilakukan pengecekan 'No Go Item' atau 10 item yang wajib berfungsi saat lokomotif berjalan, yaitu lampu sorot, suling lokomotif, wiper, lampu kabin, radio lokomotif, deadman pedal, GPS dan speedometer.

"Kegiatan perawatan ini untuk mendukung kelancaran angkutan lebaran 2018," jelas Supriyanto.

Ditambahkan, target tahun 2018 ini, Daop 7 Madiun selama 22 hari posko akan mengangkut 316.801 penumpang ke segala jurusan, meningkat 3 persen dari realisasi tahun 2017 mengangkut sebanyak 306.761 penumpang. (Surya/Rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help