Bank Indonesia Sebut Tingkat Pertumbuhan Uang Tunai yang Diedarkan Masih Terus Meningkat Tiap Tahun

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim katakan tingkat pertumbuhan uang kartal atau tunai yang diedarkan terus meningkat tiap tahunnya.

Bank Indonesia Sebut Tingkat Pertumbuhan Uang Tunai yang Diedarkan Masih Terus Meningkat Tiap Tahun
uangteman.com
Ilustrasi 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Yudi Harymukti menyampaikan, tingkat pertumbuhan uang kartal atau tunai yang diedarkan masih terus meningkat tiap tahunnya.

Hal ini ditunjukkan dengan nilai growth rate uang tunai yang tumbuh sekitar di atas 20 persen.

Sementara, growth rate untuk uang non tunai masih dikisaran 10-12 persen.

Baca: Bank Indonesia Siapkan Rp 24 Miliar untuk 5 Hari Penukaran Uang Baru di Lapangan Makodam

Meskipun growth rate uang non tunai masih jauh di atas growth rate uang tunai, dikatakan Yudi, perlahan tapi pasti ada perubahan penggunaan uang non tunai yang cukup signifikan.

"Dengan growth rate 10-12 persen, itu artinya ada peralihan secara gradual terkait penggunaan uang non tunai atau e-money di kalangan masyarakat," jelasnya, Jumat (1/6/2018).

Acara Bincang-bincang Media yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Hotel Sheraton, Kamis (31/5/2018) sore.
Acara Bincang-bincang Media yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Hotel Sheraton, Kamis (31/5/2018) sore. (TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI)

Meskipun, masih tidak dipungkiri ekosistem uang tunai masih sangat besar dikarenakan kebutuhan masyarakat akan uang tunai masih tergolong tinggi.

"Karena itu sudah menjadi budaya umum masyarakat Indonesia. Apalagi kalau menjelang Lebaran, kalau tidak memegang uang baru atau secara tunai itu belum afdol," jelasnya.

Baca: Catat! Berikut Lokasi Penukaran Uang Baru yang Digelar Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur

Yudi menambahkan, pihaknya akan terus mendorong masyarakat dan juga perbankan untuk gerakan penggunaan uang non tunai.

"Memang tantangannya, kami harus memperluas lagi dari segi infrastruktur maupun instrumennya. Supaya gerakan uang non tunai ini bisa menyeluruh hingga ke pelosok-pelosok daerah," tutupnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help