Polres Gresik Siapkan Posko Mudik dan Amankan Jalur Mudik

Polres Gresik akan mengamankan jalur mudik di Gresik dengan maksimal. Mulai pemeriksaan jembatan gantung di atas Sungai Bengawan Solo

Polres Gresik Siapkan Posko Mudik dan Amankan Jalur Mudik
(surya/Sugiyono)
URC - Tim URC Black Panther Reskrim Polres Gresik siap mengamankan jalur mudik, Jumat (1/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Polres Gresik akan mengamankan jalur mudik di Gresik dengan maksimal. Mulai pemeriksaan jembatan gantung di atas Sungai Bengawan Solo dan pengamanan jalur mudik dengan menempatkan tim unit reaksi cepat (URC) Black Panther Reskrim dengan persenjataan lengkap.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, kegiatan pengamanan secara intensif akan dimulai pekan depan hingga 7 hari setelah hari raya idul fitri.

Kegiatan pengamanan arus mudik juga akan melibatkan tenaga dari Kodim 0817 dan Pemkab Gresik untuk Dinas Perhubungan serta tenaga medis.

Wahyu menjelaskan bahwa dengan ambruknya jembatan Widang Tuban yang belum jadi bisa membuat kendaraan banyak yang melintas jalur Utara Gresik yaitu Jalan Raya Manyar-Bungah, Sidayu Panceng, Lamongan dan Tuban.

Baca: Dugaan Penipuan Sipoa Group, Pengacara Paguyuban Customer Sipoa Akan Melapor ke PPATK Jika . . .

Sehingga perlu kesiapan sarana prasarana untuk kelancaran kendaraan yang mudik.

Salah satu dari kesiapan yaitu melihat kondisi jembatan Sembayat Kecamatan Manyar yang melintas di atas Sungai Bengawan Solo.

Sebab, jembatan tersebut usianya sudah tua sehingga perlu perhatian saat menjelang arus mudik.

"Mulai pekan depan akan kita siapkan untuk kelancaran arus mudik," kata Wahyu, mantan Kapolres Bojonegoro, Jumat (1/6/2018).

Selain jembatan, Polres Gresik juga akan menempatkan personil URC Black Panther Reskrim yang siap siaga mengamankan jalur mudik sepanjang jalur panu Gresik.

Sebanyak 45 orang, dilengkapi dengan kendaraan mobil, motor trail, rompi anti peluru, senjata laras panjang dan laras pendek.

Sementara Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto mengatakan, agar pemudik diharapkan untuk hati-hati di jalur blackspot di Jalan Raya Duduksampeyan dan Jalan Raya Driyorejo.

Baca: THR ASN Pemkot Malang Segera Cair

"Pemudik harus ekstra hati-hati. Dalam kondisi jalan mulus dan lurus jangan sampai lengah. Kecepatan harus tetap stabil dan tidak boleh melebihi kecepatan sebab ada alat speed gun yang siap menindak pemudik yang melebihi kecepatan," kata Wikha.

Pelres Gresik juga menyediakan pos mudik di jalur Jl Raya Duduksampeyan. Pos tersebut dimanfaatkan pemudik untuk melepaskan lelah.

"Jalur Duduksampeyan nanti akan ada pos pelayanan lebaran dan PKS pengamanan lebaran," katanya. (Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help