Sergio Ramos Ganti Nomor Telepon untuk Hindari Ancaman Pembunuhan

Duel Sergio Ramos dan Mohamed Salah pada final Liga Champions 2018 antara Real Madrid dan Liverpool, akan menjadi duel yang sulit dilupakan siapapun.

Sergio Ramos Ganti Nomor Telepon untuk Hindari Ancaman Pembunuhan
AFP
Striker Liverpool, Mohamed Salah (kanan), kehilangan keseimbangan saat dijaga ketat oleh bek Real Madrid, Sergio Ramos, dalam laga final Liga Champions di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina pada 26 Mei 2018. 

TRIBUNJATIM.COM - Duel Sergio Ramos dan Mohamed Salah pada final Liga Champions 2018 antara Real Madrid dan Liverpool, akan menjadi duel yang sulit dilupakan siapapun.

Bagaimana tidak, Ramos sekilas tampak menarik lengan Mo Salah hingga jatuh dan alami dislokasi tulang bahu.

Wasit memang tidak memberi hukuman, namun banyak orang orang yang memberi kecaman pada

Aksi Sergio Ramos yang diduga mencederai Mohamed Salah saat final Liga Champions, pekan lalu masih menjadi sorotan hingga saat ini.

(BREAKING NEWS: Sebuah Bangunan di Kenjeran Surabaya Dilaporkan Terbakar)

(Tak Seindah Drama Korea, Beginilah Potret Masyarakat Tak Mampu di Korea Selatan, Ini Foto-Fotonya)

Dilansir BolaSport.com dari COPE, kini Sergio Ramos dan keluarga terpaksa mengganti nomor telepon untuk menghindari ancaman yang datang.

Sejumlah ancaman diterima Sergio Ramos dan keluarga, bahkan beberapa di antaranya merupakan ancaman pembunuhan melalui pesan singkat atau telepon.

COPE melaporkan polisi setempat masih menggelar investigasi untuk ancaman pembunuhan yang diterima Ramos dan keluarganya.

Ya, memang terbukti banyak pihak yang mengecam aksinya.

Dua surat kabar Mesir, Al-Masry al-Youm dan Al-Watan, melayangkan kritik atas perbuatan Sergio Ramos.

"Malam di mana orang-orang Mesir menangis - Ramos, si penjagal, membuat Salah mengalami dislokasi bahu," tulis Al-Masry al-Youm.

(Sempat Sapa Warga hingga Ada Hubungan Asmara, Ini 6 Fakta Pendeta Henderson Bunuh Anak Angkatnya)

(Bertemu dengan Mbak Puti, Presiden Jokowi Beri Semangat: Maju Terus, Insyaallah Terkabul)

Selain itu, ada seseorang yang membuat petisi melalui situs Change.org yang ditujukan pada UEFA dan FIFA agar memberi hukuman kepada Ramos.

Petisi tersebut sudah ditandatangani oleh 500 ribu orang hingga berita ini diturunkan.

Seorang pengacara asal Mesir, Bassem Wahba, juga mengklaim akan menuntu Sergio Ramos karena tindakannya.

Dalam sebuah acara di televisi Mesir, Wahba mengatakan akan menuntut Sergio Ramos satu miliar euro (setara 16 triliun rupiah) karena "Ramos telah memberikan luka secara fisik dan psikologis terhadap Salah dan warga Mesir".

(Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Ajak Warga Buka Bersama, Doakan Proklamator RI)

(Dikenal Ramah dan Polos, Ini Dia Fakta Rosalia Siahaan, Anak Angkat yang Dibunuh Pendeta Henderson)

Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved