Semarak Ramadan 2018

Usai Tarawih, , Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Pantau Pelayanan Desa Malam Hari

Selama Ramadan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, menggelar Safari Ramadan. Anas melakukan buka, salat tarawih

Usai Tarawih, , Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Pantau Pelayanan Desa Malam Hari
Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, saat buka bersama warga 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Selama Ramadan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, menggelar Safari Ramadan. Anas melakukan buka, salat tarawih, dan sahur di tempat berbeda-beda.

Di Safari Ramadan, Jumat (1/6/2018), Anas melaksanakan salat tarawih berjamaah bersama warga di Masjid At Taqwa, Muncar. Usai tarawih Anas memantau pelayanan malam hari di Desa Sumberberas, Muncar.

"Saya ingin melihat pelayanan di desa pada malam hari berjalan atau tidak. Karena program Smart Kampung balai desa harus membuka layanan pada malam hari," kata Abdullah Azwar Anas.

Anas mengatakan, Smart Kampung adalah program yang digagas Pemkab Banyuwangi di mana desa dituntut untuk bisa melakukan percepatan pelayanan publik di tiap lininya.

Baca: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Ajak Warga Buka Bersama, Doakan Proklamator RI


Apalagi menurut Anas, pada bulan puasa mayoritas aktivitas masyarakat lebih banyak dilakukan pada malam hari.

"Dengan pelayanan pada malam hari, usai tarawih masyarakat bisa mengurus administrasi atau kebutuhan lainnya di desa," kata Abdullah Azwar Anas.

Sebelumnya, usai melaksanakan tarawih, dalam tausiyahnya, Anas menyosialisasikan program beasiswa dan pengentasan kemiskinan.

"Bagi bapak ibu yang punya anak, keponakan tetangga pandai, tapi tidak memiliki biaya untuk kuliah, lapor Pak Camat untuk mengajukan beasiswa. Kami biayai kuliah sampai selesai," kata Anas.

Anas mengatakan Pemkab memiliki program Banyuwangi Cerdas. Ini merupakan program Pemkab Banyuwangi, yang diberikan kepada mahasiswa asal Banyuwangi.

Baca: BREAKING NEWS: Sebuah Bangunan di Kenjeran Surabaya Dilaporkan Terbakar

"Banyuwangi juga memiliki program beasiswa untuk anak yang hafal Al Qur'an minimal 15 juz, kami berikan beasiswa untuk kuliah sampai selesai," kata Abdullah Azwar Anas.

Bupati berusia 44 tahun tersebut juga menyampaikan pada warga, apabila ada anak yang tidak sekolah segera laporkan kepala desa.

Selain itu Anas juga meminta masyarakat untuk melapor ke kepala desa, apabila menemukan orang lanjut usia yang sebatang kara, agar nantinya bisa dibantu melalui program Rantang Kasih.

"Dengan melapor ke kepala desa atau kecamatan, juga mendapat pahala," tambah Anas. (Haorrahman)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help