HCML, Kontraktor Kontrak Kerja Sama Katakan Punya Jatah 30 Juta Kubik Gas Bumi Belum Terpakai

Head of Relations HCML, Hamim Tohari mengatakan, saat ini, produksi gas yang disalurkan ke PGN dan beberapa industri baru 70 persennya saja.

HCML, Kontraktor Kontrak Kerja Sama Katakan Punya Jatah 30 Juta Kubik Gas Bumi Belum Terpakai
Istimewa
Ilustrasi 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Husky Cnooc Madura Limited (HCML), selaku kontraktor kontrak kerja sama menyampaikan pihaknya masih memiliki gas sekitar 30 juta kaki kubik per hari yang belum termanfaatkan.

Head of Relations HCML, Hamim Tohari mengatakan, saat ini, produksi gas yang disalurkan ke PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN dan beberapa industri  baru 70 persennya saja.

Sementara 30 juta standar kaki kubik gas, belum ada industri yang siap menggunakannya.

Baca: Dipakai Razan Najjar Saat Tewas Tertembak, Seragam Medis ini Jadi Saksi Keberaniannya di Jalur Gaza

Padahal, dikatakan Hamim, semula ditargetkan bisa memproduksi gas 100 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan 7.000 barel kondensat per hari.

"Sebenarnya ada Petrokimia Gresik yang akan menggunakannya untuk kebutuhan produksi mereka di pabrik Urea II yang baru mereka bangun. Tetapi, masih ada kendala. Sehingga gas HCML belum bisa dimanfaatkan secara maksimal," ungkapnya melalui keterangan resminya, Minggu (3/6/2018).

Salah satu penyebab lain gas HCML tidak bisa diproduksi secara maksimal, lantaran saat ini di Jawa Timur terjadi over suplay gas atau kelebihan pasokan gas bumi.

Baca: Pelindo III Sediakan 260 Trip Mudik Gratis Melalui Bus, Gini Lho Cara Daftarnya!

Kecenderungan ini, dikatakan Hamim, diharapkan mampu memberikan keyakinan bagi industri yang ingin menggunakan gas bumi sebagai energi yang lebih ramah lingkungan.

"Sekarang kami membuka tangan selebar-lebarnya untuk industri yang mau membeli gas kami. Masih ada 30 juta kaki kubik gas bumi yang siap disalurkan," tutupnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved