Jelang Mudik Lebaran, Kapolres Gresik Turun Sweeping Wilayah Pelabuhan Pakai Trail

Menjelang mudik lebaran, banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk berbuat kejahatan.

Jelang Mudik Lebaran, Kapolres Gresik Turun Sweeping Wilayah Pelabuhan Pakai Trail
SURYA/SUGIYONO
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat patroli dengan motor Trail menyapa warga di wilayah Pelabuhan Rakyat Gresik, Senin (4/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro keliling pelabuhan untuk mengamankan wilayah tersebut dari tindak kriminalitas menjelang mudik Lebaran, Senin (4/6/2018).

Kapolres menggunakan motor trail bersama pasukan menyapa sejumlah pekerja yang berada di Pelabuhan Gresik.

Di area pelabuhan rakyat, Wahyu turun dari motor trail. Dia lalu menyapa dan menanyakan kondisi keamanan pelabuhan Gresik selama 18 hari berlangsungnya bulan Suci Ramadan.

"Banyak masyarakat yang datang dan pergi di pelabuhan. Dikawatirkan ada oknum yang ingin berbuat jahat melalui pelabuhan. Sebab pernah tertangkap pengedar narkotika di pelabuhan," ujarnya.

Baca: Bahan Baku dari Perancis dan Jerman, Ustad Asal Lamongan 2 Tahun Bikin Alquran Terbesar di Dunia

Baca: Pasukan Patroli Sahur Ala Polres Gresik Untuk Tekan Angka Kecelakaan

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat patroli menyapa warga di wilayah Pelabuhan Rakyat Gresik, Senin (4/6/2018).
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat patroli menyapa warga di wilayah Pelabuhan Rakyat Gresik, Senin (4/6/2018). (SURYA/SUGIYONO)

Baca: Pabrik Kertas Pakerin di Mojokerto Ludes Terbakar, Lebih 6 Jam Api Masih Berkobar, Warga Panik

Selain pelabuhan rakyat, mantan Kapolres Bojonegoro ini berharap perusahaan yang mempunyai pelabuhan khusus waspada pada anak buah kapal (ABK) yang datang.

Sebab, dikawatirkan menyelundupkan barang terlarang dan satwa yang dilindungi dari luar pulau Jawa.

Di Gresik sendiri, banyak perusahaan yang mempunyai dermaga untuk kepentingan sendiri (DUKS), seperti PT Maspion, PT Semen Indonesia, PT Wilmar Nabati Indonesia (WNI) dan PT Petrokimia Gresik.

"Kita harus mewaspadai dan berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan melalui pelabuhan," imbuhnya.

Baca: Lorenzo Pecah Telur Bareng Ducati, Podium Rossi di MotoGP Italia Disambut Bagai Raja

Hal itu dinilai penting, kata Wahyu, karena menjelang mudik, banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk berbuat kejahatan.

Termasuk adanya calo yang menjual tiket kapal dengan harga lebih mahal. "Itu juga termasuk tindak pidana dan kejahatan yang harus diwaspadai," tegasnya. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help