Lebaran 2018

Amankan Mudik Lebaran, Daop 9 Jember Terjunkan 94 Orang Awasi Perlintasan KA Tak Berpalang Pintu

Upaya memberikan rasa aman dan nyaman pengguna kereta api selama mudik lebaran terus dilakukan, dengen menerjunkan bala bantuan.

Amankan Mudik Lebaran, Daop 9 Jember Terjunkan 94 Orang Awasi Perlintasan KA Tak Berpalang Pintu
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Sebanyak 94 orang penjaga akan mengamankan perlintasan kereta api di 47 pos penjaga di wilayah Daop 9 Jember, pada 5 - 26 Juni 2018. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Demi memberikan rasa aman dan nyaman pengguna moda transportasi kereta api selama mudik lebaran 2018, PT KAI Daop IX Jember perketat penjagaan di jalur rawan.

Pengawasan dilakukan dengan memperketat penjagaan di jalur-jalur sepanjang daerah operasi Daop IX Jember yang masih belum terdapat pintu perlintasan kereta api.

Sebanyak 47 pos penjaga perlintasan ekstra dengan jumlah petugas sebanyak 94 orang, siap mengamankan perjalanan kereta api di wilayah Daop IX Jember,  mulai tanggal 5 sampai 26 Juni 2018.

"Momentum lebaran, kami perketat penjagaan dan pengawasan di wiliyah Daop IX Jember, kami siapkan 94 petugas di 47 pos penjagaan ekstra. Semoga selama lebaran tidak ada kendala untuk perjalanan kereta api," ujar Manajer Humas PT KAI Daop IX, Luqman Arif saat ditemui di ruangannya, Rabu (6/6/2018).

Sementara itu, untuk mengatasi animo masyarakat yang tinggi dalam menggunakan KA untuk mudik,  PT KAI Daop IX Jember menyediakan tambahan gerbong untuk kereta dengan perjalanan jarak menengah seperti KA Probowangi,  KA Mutiara Timur Siang dan Malam dengan masing-masing 1 gerbong berkapasitas 164 penumpang.

"Untuk kereta jarak jauh seperti Ranggajati,  Sritanjung mulai h-4 sampai h+5 sudah habis terjual,  untuk jarak menengah seperti KA Mutiara Timur Siang dan Malam ada penambahan masing-masing 1 gerbong berkapasitas 164 penumpang," tambahnya.

Pengamanan stasiun, DAOP IX Jember juga menggandeng TNI dan Polri untuk berpartisipasi dalam pengamanan selama jalannya mudik lebaran 2018. (Surya/Erwin Wicaksono)

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help