Anggota Polres Madiun Tembak Seorang Perampok Truk Muat Rokok Dunhill Senilai Rp 3,9 Miliar

Selama Bulan Ramadan, Polres Madiun berhasil mengungkap sejumlah tindak kejahatan. Satu di antaranya penangkapan seorang perampok

Anggota Polres Madiun Tembak Seorang Perampok Truk Muat Rokok Dunhill Senilai Rp 3,9 Miliar
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya, menunjukan perampok sadis yang berhasil ditangkap, Rabu (6/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Selama Bulan Ramadan, Polres Madiun berhasil mengungkap sejumlah tindak kejahatan. Satu di antaranya penangkapan seorang perampok yang terlibat dalam perampokan truk bermuatan rokok merek Dunhill milik PT Bentoel Group Malang, senilai Rp 3,9 miliar.

Kapolres Madiun, AKBP I Made Agus Prasatya, menuturkan kawanan perampok berjumlah delapan orang beraksi di ruas jalan tol Madiun-Solo di wilayah Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Senin (7/5/2018) malam.

Satu di antara delapan pelaku berinisial HS alias OP (42) warga Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah itu terpaksa ditembak Tim Satuan Reserse dan Kriminal Polres Madiun lantaran melawan saat hendak ditangkap.

"Kami berhasil menangkap satu pelaku tindak pencurian dengan kekerasan, dengan kerugian Rp 3,9 miliar. TKP di Jalan Tol Wilangan, Saradan. Tersangka baru satu yang kami tangkap di Jogja, dua hari lalu. Masih ada 7 DPO," kata Made, Rabu (6/6/2018) siang.

Baca: Pakai Baju Polisi, Perampok ini Jarah Rokok Dunhill Senilai Rp 3,9 Miliar di Madiun

Made menuturkan, tersangka HS bersama tujuh rekannya membuntuti sasaran kendaraan yang akan dirampok. HS dan tujuh temannya merampok satu unit truk box jenis tronton bermuatan rokok yang akan dikirim ke Bandung.

"Truk itu mengangkut 500 karton rokok Dunhil yang dibawa dari Mojokerto, Jawa Timur menuju Bandung, Jawa Barat," jelas Made.

Made menuturkan, pada Senin (7/5/2018), sopir jasa angkut Duta Trans bernama Enda, berangkat dari Mojokerto membawa truk kontainer bernopol BL-8192-JP bermuatan rokok.

Sekitar pukul 18.30, ketika truk melintas di KM 622, Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Madiun, tiba-tiba dipepet dam dihentikan dua mobil Xenia dan Avanza.

Seorang pelaku menggunakan baju polisi mengeluarkan lampu yang biasa digunakan untuk mengatur lalu-lintas, menyuruh sopir keluar. Setelah itu, satu di antara pelaku lain menodongkan senjata api jenis pistol.

Setelah laju truk berhenti, seorang penumpang mobil Xenia keluar bersama kawannya menodongkan pistol ke arah sopir truk dan mengancamnya. Sopir truk kemudian disekap di dalam mobil pelaku dalam kondisi mata ditutup dengan jaket dan mulut dilakban, serta tangan diborgol.

Baca: Catat, Mulai 8 Juni Tol Fungsional Kertosono-Wilangan Hingga Usai Lebaran

Kemudian, sopir truk dibuang di daerah Porong, Sidoarjo. Korban akhirnya bisa membebaskan diri setelah ditolong warga, kemudian melapor ke Polsek Saradan.

Sementara itu, terkait barang bukti rokok yang dirampok, Made mengatakan, polisi masih memburunya. Sebab, 500 karton rokok milik Bentoel Grup itu sudah dibagi-bagi para pelakunya di wilayah Klaten, Jawa Tengah.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti di antaranya, truk box tronton, empat truk yang digunakan mengangkut rokok hasil perampokan. Tak hanya itu, polisi juga menyita satu mobil Daihatsu Xenia yang digunakan kawanan perampok.

Made menambahkan, saat ini polisi masih memburu tujuh pelaku yang masuk daftar pencarian orang yakni E, B, D, A, DO, P dan S. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help