Mobil88 Sebut Penjualan Mobil Bekas Naik 15 Persen Jelang Lebaran

Tren pembelian mobil bekas menjelang Lebaran menunjukkan geliat yang positif. Satu di antara dealer mobil bekas.

Mobil88 Sebut Penjualan Mobil Bekas Naik 15 Persen Jelang Lebaran
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Chief Operating Officer TRAC-Astra Rent a Car Agus Riyadi, President Director Mobil88 Halomoan Fischer, President Director IBID-Balai Lelang Serasi Daddy Doxa Manurung, Operation Manager O-RENZ Taxi Andhika Pramanta. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tren pembelian mobil bekas menjelang Lebaran menunjukkan geliat yang positif. Satu di antara dealer mobil bekas, Mobil88 menyebut selama Ramadan penjualan mobil bekas meningkat sebesar 15 persen.

Lonjakan pembelian mobil bekas diprediksi bakal lebih terasa lagi ketika dua minggu menjelang Lebaran.

President Director Mobil88, Halomoan Fischer mengatakan, memang pada momen Lebaran terutama kebutuhan akan mobil tergolong tinggi.

"Karena ada tradisi mudik yang sangat kental di masyarakat terutama dari masyarakat perkotaan yang akan melakukan perjalanan mudik menuju kampung halamannya," ujarnya saat SERA Media Gathering di Noach Cafe Surabaya, Selasa (5/6/2018).

TRAC-Astra Sebut Permintaan Sewa Mobil Jelang Lebaran Meningkat Segini, Mobil MPV Paling Diminati )

Dikatakan Fischer, penjualan mobil bekas Mobil88 di Surabaya pada Mei lalu saja sudah tembus 200 unit dibandingkan bulan biasanya yang hanya sekitar 170 unit.

"Saat Lebaran, mobil bekas laris manis bisa sampai 50-60 persen. Kemungkinan kalau beli mobil baru bakal lama untuk mengurus dokumennya. Sementara, kalau mobil bekas kan sudah ada dokumennya. Kalau beli cash, mobil sudah bisa dipakai. Sementara kalau belinya kredit, paling dua hari baru bisa dipakai," terangnya.

Fischer menyebut, kebanyakan konsumen membeli mobil bekas jenis mobil keluarga. Alasannya, supaya bisa memuat banyak penumpang. Seperti, Toyota Avanza, Innova, dan Daihatsu Xenia.

"Pembeli melakukan pembelian mobil bekas baik secara kredit maupun tunai. Komposisinya seimbang, 50:50," jelasnya.

Lebaran, Pengendara Mobil Lewat Suramadu Wajib Bawa Kartu E-Toll )

Terkait membeli mobil bekas, Fischer menyarankan untuk memperhatikan tempat pembelian terlebih dahulu, apakah berkualitas atau tidak. Selain itu, mengecek apakah kondisi mesin sama sesuai dengan dokumen.

"Kemudian penting juga memperhatikan kilometernya. Mobil bekas yang bagus itu ketika kilometernya kecil dan tidak bekas tabrakan yang merusakan rakat maupun tidak pernah terendam air," pungkasnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help