Musnahkan Botol Miras, Seragam Kapolres Bangkalan Kecipratan Miras

pemusnahan 678 botol minuman keras (miras) di Polres Bangkalan digilas dengan mesin silinder. Namun tidak kali ini

Musnahkan Botol Miras, Seragam Kapolres Bangkalan Kecipratan Miras
Ahmad Faisol/Surya
Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan ketika hendak mengepruk botol miras hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 dan Operasi Pekat Semeru 2018 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Biasanya, pemusnahan 678 botol minuman keras (miras) di Polres Bangkalan digilas dengan mesin silinder. Namun tidak kali ini. Ratusan botol miras itu hanya dikepruk palu.

Imbasnya, isi botol langsung nyiprat mengenai seragam dinas Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan, Rabu (6/6/2018).

Awalnya, Boby nampak ragu ketika hendak mengepruk botol. Namun ia tetap melanjutkan ketika diyakinkan beberapa anggotanya.

Sebagai simbolis, botol miras lantas agak diturunkan masuk ke drum plastik berwarna biru. Dengan harapan, isi botol tumpak ke dalam drum.

"Lho ya kan," ungkap Boby usai mengepruk botol miras dengan seragam di bagian lengan dan perut nampak basah.

Baca: Belanja Bareng Raffi Ahmad, Eskpresi Gigi Berubah Saat Nama Bella Disebut, Ini yang Diucap Asisten!

Seorang ajudannya langsung membersihkan seragam dinasnya dengan tisu. Beberapa perwira lantas bergantian melanjutkan secara simbolis pemusnahan botol-botol miras tersebut.

Boby menjelaskan, ratusan botol miras tersebut merupakan hasil dari kegiatan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 dan Operasi Pekat Semeru 2018.

"Total jumlahnya mencapai 678 botol. Kami sita dari beberapa lokasi," jelasnya.

Ratusan botol miras itu terdiri dari 96 botol Topi Miring, 118 Bir Bintang, 24 botol Guiness, 150 botol anggur kolesson, 115 botol arak putih, serta 175 botol miras oplosan.

"Para penjualnya sudah diproses secara hukum. Ini masuk tindak pidana ringan," tegasnya.

Baca: Surabaya Disindir Menteri Tjahjo Kumolo Soal THR, Begini Kata Wali Kota Risma

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi pekat dengan sasaran peredaran miras dan perjudian.

Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi dari berbagai kemungkinan terjadinya tindakan kriminal seperti curas dan curat.

"Kami juga atensi rumah - rumah yang ditinggal mudik pemiliknya karena kerap menjadi sasaran pelaku pencurian," pungkasnya. (Surya/Ahmad Faisol)

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help