Satu Siswa MI yang Tenggelam di Bengawan Solo Belum Ditemukan, Tim Selam Akan Ditambah

Pencarian siswa MI asal Lamongan yang tenggelam di Bengawan Solo terus dilakukan dengan malibatkan banyak personel.

Satu Siswa MI yang Tenggelam di Bengawan Solo Belum Ditemukan, Tim Selam Akan Ditambah
SURYA/M SUDARSONO
Petugas saat melakukan penyisiran untuk menemukan siswa MI yang tenggelam di Bengawan Solo. 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pencarian Mohamad Najib (10), siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) asal Desa Centini, Kecamatan Laren, Lamongan, yang tenggelam di sungai Bengawan Solo, di Desa Simorejo, Kecamatan Widang, masih terus dilakukan.

Hingga Rabu (6/6/2018), petugas dari BPBD Kabupaten Tuban masih terus melakukan pencarian, untuk menemukan satu bocah yang belum ditemukan.

Petugas juga akan menambah tim selam, untuk mempercepat penemuan Mohamad Najib.

"Saat ini ada dua tim selam, tapi akan ditambah empat lagi, jadi ada enam tim selam yang akan mencari hari ini," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono kepada Surya, Rabu (6/6/2018).

Baca: Mancing di Bengawan Solo, Dua Siswa SD di Lamongan Tenggelam, Lebih 8 Jam Tak Kunjung Ketemu

Menurut Joko, enam tim selam itu rinciannya adalah satu dari Basarnas, satu dari BPBD Tuban, dan empat bantuan dari Semen Gresik.

Saat ini, keempat penyelam dari Semen Gresik sedang menuju TKP, begitu sampai maka pencarian akan dilanjutkan.

"Ada enam tim selam yang akan mencari hari ini," terang Joko saat berada di lokasi.

Selain tim selam, Mantan Camat Widang itu menambahkan, juga ada tim gabungan yang terdiri dari BPBD Tuban sebanyak 8 personil, Basarnas 6 personil, BPBD Lamongan 4 personil, Polres 5 personil, dan Koramil 2 personil.

Baca: Siswa MI Lamongan yang Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Masih Hilang

"Ya ada tim selam, juga ada tim penyisir. Untuk jumlah perahu karu ada empat unit, kita maskimalkan pencarian hari ini," tegasnya.

Sebelumnya, dua bocah bernama Kohar (9) dan Mohamad Najib (10) asal Desa Centini, Kecamatan Laren, Lamongan, tenggelam Senin (4/6/2018), sekira pukul 06.00 WIB.

Lalu satu korban bernama Kohar ditemukan mengambang di sekitar lokasi titik tenggelam, Selasa (5/6/2018), sekira pukul 03.00 WIB. (Surya/Nok)

Baca: Dikira Tikus, Bayi Ganteng Ditemukan Pemulung di Tempat Sampah Stadion Markas Persela

Penulis: M Sudarsono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help